Halloween Costume ideas 2015

Harian Guru

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Latest Post


Temanggung, Harianguru.com - PAUD Elpist INISNU Temanggung saat ini dalam usia lima tahun sudah menjadi lembaga pendidikan PAUD unggulan. Hal ini bisa dilihat dari hasil akreditasi yang memperoleh nilai A. Selain itu animo masyarakat untuk mempercayakan pendidikan putra putrinya sangat tinggi, bahkan pada awal Mei 2022 ini kuota sebanyak enampuluh anak sudah terpenuhi. 


Di lembaga pendidikan yang menjadi laboratorium prodi PIAUD INISNU ini juga menyelenggarakan pelayanan Full day bagi anak anak.


Demikian disampaikan Ustadzah Yesi, Kepala PAUD INISNU Temanggung di hadapan para calon wali murid dan siswa di Aula KBIHU Babusslam NU Sabtu 11 Juni 2022.


Disampaikan juga bahwa para ustadzah berjumlah dua puluh orang yang menjadi guru pamong mulai dari tingkat KB sampai TK dipilih dari alumni dan mahasiswa Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU melalui seleksi ketat.


"Kami sangat mengutamakan pelayanan dan kepuasan para anak anak dan orang tua yang mempercayakan pendidikan kepada lembaga pendidikan kami, sehingga para guru kami pilih yang profesional" ungkanya.


Sementara itu Ketua YAPTINU Temanggung Nur Makhsun dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa PAUD ELPIST yang berada di bawah naungan Yayasan yang dipimpinnya dilengkapi dengan berbagai fasilitas ada tempat manasik haji, bus sekolah, tempat bermain dan fasilitas ruang kelas yang sangat resprentatif. 


Selain itu pihaknya juga memfasilitasi kepada pengelola PAUD untuk lebih banyak memberikan pengalaman kepada anak asuhnya untuk mengembangkan minat dan bakatnya.


Dalam kesempatan itu juga disampaikan tetang sistem pendidikan di PAUD ELPIST serta pembiayaan pendidikan yang disampaikan oleh Bendahara Yayasan Ipnu Haryono. Saat ini jumlah keseluruhan anak yang ada di PAUD ELPIST INISNU ada seratus duapuluh lima anak. (HG44)


Semarang, Harianguru.com - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Unwahas baru-baru ini menggelar webinar nasional bertajuk “Pemberdayaan ekonomi pesantren melalui pengembangan bisnis usaha mandiri”. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 11 Juni 2022. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari tanggungjawab mahasiswa sebagai bagian dari agent social of changes atau agen perubahan. 

Disamping itu, webinar ini juga bertujuan untuk menggerakkan kemandirian pondok pesantren. Hadir sebagai pembicara, Wakil gubernur jawa tengah Gus H. Taj Yasin Maimoen atau lebih dikenal dengan Gus Yasin sekaligus selaku panglima santri gayeng nusantara (SGN) hadir juga Ibu Mega Nazaretha dari Bank Indonesia, Bapak Dr. Nur Abadi, SAg.,MSi Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Jawa Tengah, juga Bapak Dr. Hasan, SE., MSc selaku dekan fakultas ekonomi. 

Bu Mega dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Bank Indonesia saat ini sedang melakukan upaya terstruktur dan sistematis untuk menggerakkan usaha yang dilakukan oleh pondok pesantren.

“Bank Indonesia saat ini tengah gencar melakukan action untuk menggerakkan kemandirian ekonomi pondok pesantren. Dibuktikan dengan upaya pendampingan serta supporting  ke berbagai pondok pesantren di tanah air.”

Kemenag dalam hal ini yang disampaikan oleh kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Jateng mengklasifikasikan pondok pesantren dalam empat kategori. Masing-masing kategori akan diberikan afirmasi dan fasilitas oleh kemenag sehingga nantinya dinilai usaha mereka mampu menopang pondok pesantren. Sedangkan Dr Hasan menyampaikan pentingnya SDM yang unggul dalam pesantren. 

“Pesantren sejatinya sudah memiliki modal yang kuat untuk mewujudkan kemandirian dalam perekonomiannya. Hal ini bisa dilihat dari kelebihan yang dimiliki santri dibanding dengan non santri. Namun santri tentunya masih membutuhkan supporting system dalam mengelola potensi yang dimilikinya” Ujar Dekan fakultas ekonomi ini.

Di tempat terpisah, Gus Yasin mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh HMJ Ekonomi Islam Unwahas dalam kegiatan ini.  Perlu diketahui bahwa Prodi Ekonomi Islam Unwahas telah mendapatkan nilai akreditasi Baik sekali dari BAN PT. Prodi Ekis Unwahas mengajak Anak-anak muda NU untuk kuliah di ekonomi Islam Unwahas yang ber tagline kampus Aswaja Mendunia. (HG33).


Yogyakarta, Harianguru.com - Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama kurang lebih 2 bulan mulai bulan Desember 2021 hingga Januari 2022. Kegiatan meliputi koordinasi awal dengan pihak-pihak terkait, analisis sasaran pengabdian, sosialisasi Kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Tahap pra-pelaksanaan dilakukan untuk mengetahui kondisi dan potensi serta permasalahan yang dimiliki warga di RT 12 RW 20 Jomblangan Banguntapan Bantul. 

Tahap ini dilaksanakan melalui wawancara dengan ibu- ibu di Dusun Jomblangan RT 12 Banguntapan Bantul Yogyakarta. Kegiatan wawancara dilakukan pada tanggal 2 Desember 2021. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa: a) Kegiatan pembelajaran anak-anak di masa pandemi masih belajar dari rumah, sehingga siswa kadang bosan dan kurang bersemangat; b) Kegiatan anak-anak di rumah kurang mengakomodasi keterampilan motorik halus, hanya bermain gadget; c) Perlu adanya kegiatan yang mengaktifkan gerak mereka agar mereka lebih semangat di masa pandemi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan; d). Perlu kegiatan edukatif untuk membantu memahami materi pelajaran yang sulit; e). perlu kegiatan untuk mengembangkan kemandirian dan kreativitas anak. Berdasarkan hal tersebut, maka tim pengabdi memfokuskan sasaran kegiatan pada anak-anak di wilayah tersebut khususnya pada anak usia TK hingga SD. Tim pengabdi kemudian merencanakan untuk melakukan analisis lebih lanjut terkait karakteristik anak-anak di RT 12 Dusun Jomblangan untuk merumuskan solusi yang tepat sesuai kebutuhan objek sasaran. 

Tahap analisis terdiri dari dua kegiatan yaitu analisis karakteristik anak- anak di lingkungan RT 12 Jombangan dan identifikasi kebutuhan media dan permainan yang akan digunakan untuk kegiatan Math Montessori. Tahap analisis karakteristik anak-anak di lokasi mitra dilaksanakan pada tanggal 20- 21 Desember 2021. Pada tahap ini tim pengabdi melakukan observasi karakteristik anak di RT 12 RW 20 Jomblangan Banguntapan Bantul. Setelah itu dilaksanakan koordinasi dengan tim pengabdi terkait kebutuhan media untuk pelaksanaan kegiatan. 

Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa kegiatan Math Montessori perlu diarahkan untuk membantu memahami konsep dasar matematika mereka khususnya operasi hitung baik penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Konsep matematika lainnya yang direncanakan adalah konsep geometri bangun datar baik definisi, ragam bentuk bangun datar, dan sifat-sifatnya. 

Konsep geometri lainnya juga dibuat untuk melatih konsentrasi anak dalam mencermati pola geometri.  Berbagai permainan yang dirancang oleh tim pengabdi melibatkan aspek motorik dan kreativitas anak. Penggunaan media konkrit yang dapat dilihat dan disentuh anak menjadi pertimbangan utama. Kegiatan belajar dikombinasikan dengan permainan juga menjadi bagian dalam kegiatan ini. 

Bentuk kegiatan yang dilakukan antara lain : menyusun manik-manik membentuk pola geometri atau bangun datar, mengenal konsep operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dengan menggunakan papan operasi hitung, menyusun blok warna berbentuk bangun ruang, menyusun stik es krim dengan pola geometri sesuai kartu soal, menyusun gelas dengan titik berpola sesuai kartu soal, menyusun kosakata dari huruf yang diberikan, membuat bentuk geometri dengan kertas lipat. 

Pada tahap sosialisasi ini, tim pengabdi ikut serta dalam kegiatan pertemuan rutin di RT Jomblangan untuk memberitahukan akan adanya kegiatan pengabdian yang melibatkan anak-anak di lokasi mitra. Tim pengabdi mengenalkan konsep Montessori sebagai bagian dari pembelajaran anak yang menyenangkan. Pada tahap evaluasi ini dilakukan diskusi terhadap kegiatan yang telah dilakukan serta direncanakan tindak lanjut selanjutnya. Kegiatan pengabdian masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik tanpa kendala yang berarti.Berdasarkan hasil dari lembar respon peserta terhadap kegiatan pengabdian, 100% atau semua peserta yang hadir menyatakan suka dengan kegiatan yang telah dilaksanakan. Anak dapat belajar konsep matematika sambil bermain melalui montessori sekaligus dapat melatih kemandirian dan kreativitas anak-anak di RT 12 RW 20 Jomblangan Banguntapan Bantul. (Red-Hg44/Nelly Rhosyida, Trisniawati, Mahmudah Titi Muanifah, Flora Grace Putrianti Hadi Jaelani)


Blora, Harianguru.com
- Lembaga Pendidikan Ma'arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar kegiatan Pelatihan untuk Pelatihan (Traning of Trainer) Numerasi untuk guru-guru kelas dasar (1-4) MI di MI Assalam 1 Wadu, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora pada 22 sampai 26 Desember 2021.


Kegiatan itu merupakan sinergi antara Kerjasama LPM PWNU, KKMI Ma'arif Blora, NU Circle-Gernas Tastaka (Tuntas Buta Matematika) yang diikuti 43 guru.


Program Gernas Tastaka NU Circle-Paragon Copr bertajuk "Membangun Generasi Emas Indonesia 2045" ini menjadi salah satu terobosan yang dilakukuan LP. Ma’arif NU PWNU Jateng dalam meningkatkan numerasi peserta didik sekaligus pendidiknya.


Dijelaskan Sekretaris LP. Ma'arif NU PWNU Jateng Mahmudi Abduh, bahwa kegiatan itu dilatarbelakangi karena selama ini matematika masih menjadi pelajaran yang menakutkan, menjadi momok yang berat bagi siswa jenjang MI/SD.


"Keprihatinan terhadap peringkat kemampuan matematika bangsa Indonesia menjadi motivasi kami melaksanakan kegiatan ini,” kata Mahmudi, Rabu (22/12/2021).


Ia berharap bahwa kegiatan ini menjadi gerakan untuk memberantas buta matematika dan menghilangkan phobia atau ketakutan terhadap pelajaran matematika.


Trainer Gernas Tastaka Siti Andriani dalam kesempatan itu juga menegaskan bahwa phobia siswa terhadap pelajaran matematika riil adanya. “Hal ini terjadi karena malpraktik pembelajaran matematika,” tegas dia.


Maka melalui ToT itu, pihaknya berharap agar ketakutan itu hilang. Ia bersama Gernas Tastaka yang bersinergi dengan LP. Ma’arif NU PWNU Jateng ingin menuntaskan problem itu.


Ia juga mengatakan bahwa Gernas Tastaka memiliki jargon Bernalar-Kontekstual - Sederhana – Mendasar yang diharapkan mampu memberantas buta matematika di Indonesia. (Red-HG55/HI).


Jakarta, Harianguru.com
- “NU ini luar biasa. Kita harus yakin dan bangga menjadi warga NU ini. Ada lima kekayaan luar biasa yang dimiliki NU yang harus kita jaga dan kita kembangsakan”. Demikian, disampaiakan Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA, ketika memberikan kata sambutan dalam peresmian gedung baru blok B, gedung SMK LP Ma’arif NU PBNU di Grogol Jakarta Barat, Sabtu, 18 Desember 2021. 

Kembali Kiai Sa’id memaparkan, bahwa NU punya lima  kistimewan : Pertama, Tsarawat ijtima’iyyah yaitu kapital sosial , kuantitas jama’ah. Ada sekitar 182 juta warga NU. Kalau diatur dengan baik, jamaah menjadi jamiyyah maka akan dahsyat pengaruhnya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Di NU ini, apa saja kembali kepada kiai. Harus dijaga dari kiai ini, jangan sampai ummat dijauhkan dari kiai dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kontek beragama, berbagsa dan bernegara. 

Kedua; Tsarawat Hadlarah, Budaya , yaitu budaya kitab kuning. Semua masalah dikembalikan kepada kitab kuning. Hanya NU melakukan seperti ini. Selain NU tidak bisa. Budaya kitab kuning ini luar biasa dan mendrive prilaku warga NU. 

Ketiga; Tsawarat Syi’ariyah, kekayaan simnbulis. Simbul NU banyak; peci, kopyah, beduk, cium tangan, akhiran salam wallahul muwaffiq, horamat kiai, habib dst. Termasuk shalawat badar. Itu semua syiar penciri NU yang tidak sekedar ciri. Tapi punya makna yang mendalam bagi warga NU.  Kiai Sa’id menambahkan, Keempat; Tsarawat Siyasiyah, kekayaan politik. Sekalipun NU tidak berpolitik, kembali ke khitthah 1926, NU tetap berpolitik kebangsaan bukan kekuasaan. NU tidak bisa lepas dari politik. Faktanya, Siapapun yang  ingin jadi bupati, gubernur , presiden , sampai anggota DPR pun, jika ingin jadi  akan datang ke NU. NU punya bobot politik. Politik tidak pernah akan lepas dari NU. Namun NU dalam berpolitik kebangsaan punya tata nilai tersendiri.  

Kelima; Tsarawat Maliyah; kekayaan finansial. Nah, di sini tantangan NU terberat ke depan jika ingin NU terpandang terdepan di semua hal dalam berbangasa. Orang-orang top terkaya di Indonesia sedikit sekali dari orang Islam , apalagi dari NU. Bahkan tidak ada sama sekali, baik secara organisasi maupun pribadi-pribadi di aspek kekayaan finansial ini kita lemah. Dari aspek ini, kita msih jauh, penuh tantangan. Mereka yang tidak senngg dengan NU, berupaya jangan sampai kaya raya. Baik wargam=nya maupun organisasinya. Mereka takut tidak kebagian.  Tapi di aspek lain yaitu modal sosial, plitik dan syiar, serta politih kita masih belum tertandingi.

Demikian penjelasan mendalam dari kiai Sa’id yang disampaiakan dihadapan para peserta yang  menyaksikan peresmian ini yaitu para pengurus pusat LP Ma’arif PBNU,  pengurus LP. Ma’arif PW NU DKI Jakarta, Pengurus Cabang NU Jakarta Barat, Pengurus Lembaga dan Banom di lingkungan PC NU Jakarta Barat. 

Sebagaimana disampaikan Ketu LP Ma’arif NU PBNU, KH. Z. Arifin Junaidi, bahwa berdirinya gedung ini adalah atas bantuan dari Badan Ammil Zakat Republik Indonesia, dan Program Kemdikbut Ristek Dikti tahun 2021, dan sumbangan dari UNISMA Malang Jawa Timur. Siswa-siswi SMP-SMK Ma’arif NU Grogol ini sejumlah 800 anak lebih. Mereka rata-rata kalangan menegah ke bawah. LP Ma’arif PBNU ingin menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, mampu bersaing di kehidupan dunia gelobal. LP Ma’arif NU ingin menjadi pemungkin dari hal yang tidak mungkin. Yaitu menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu kepada para mustadl’afin di Jakarta. Tambahnya. 

Hadir dalam persemian tersebut, Gubernur DKI Jakarta yang diwakili oleh kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta,  Ketua LP Ma’arif PBNU KH. Z. Arifin Junaidi, Ketua Baznas Republik Indonesia Prof. Dr. Noor Ahmad, MA, Rektor UNISMA Prof. Dr. Masykuri Bakri serta para pejabat kependidikan Provinsi DKI Jakrta. 

Sa’idah Sakwan, ketua panitia pembangaunan gedung menyampaikan, bahwa direncanakan gedung ini akan dibangun empat Blok. Bangunan SMK Ma’arif NU berdiri 4 lantai dan terdiri dari 24 ruangan di Blok B. Sementara itu gedung SMP masih proses penyelesaian di Blok C dan D. Dan hingga kini telah selesai dua blok. Sebelumnya telah diresmikan Blok A bangunan untuk pelatihan SDM LP Ma’arif NU, Ma’arif NU Center (MNU Center) pada bulan maret 2020. Hari ini diresmikan blok B untuk gedung SMK Ma’arif NU, yang peletakan batu pertama pembanginan ini dilakukan Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA. 6 bulan lalu. 

Lembaga ini satu-satunya lembaga milik NU dengan Badan Hukum Perkumpulan NU (BHP NU) di DKI Jakarta. Lainnya adalah lembaga-lembaga pendidikan NU milik yayasan NU atau milik orang-orang NU, yang jumlahnya cukup besar. Sehingga sangat patut jika Gubernur DKI mensuport. (Hg44/ImamBK)

Temanggung, Harianguru.com - Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. H. Muh. Baehaqi, MM., resmi dilantik oleh Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Asrori pada Sabtu (18/12/2021).



Rektor INISNU Temanggung dilantik berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan Nomor: 828/A.II.04.d/12/2021 tertanggal 12 Jumadil Ula 1443 H/16 Desember 2021 M.


Kegiatan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Rektor INISNU Temanggung periode 2021-2025 itu dihadiri jajaran PCNU Temanggung, lembaga dan Badan Otonom NU, Bupati, Pejabat Daerah Temanggung, dan sivitas akademika INISNU Temanggung.


Dalam sambutannya, Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) INISNU Temanggung H. Nur Makhsun mengatakan ada tiga program prioritas yang dilaksanakan. "Pertama akselerasi atau percepatan sarana dan prasarana kampus. Kedua percepatan membangun struktur organisasi INISNU Temanggung. Ketiga percepatan berkompetisi dengan perguruan tinggi," tegas dia.


Dari kota kecil Temanggung, lanjutnya, kita berkomitmen untuk bersaing di kancah nasional maupun internasional. "Ke depan jangan sampai ada dosen dan karyawan yang menentang AD dan ART NU. Tahun 2025 kita mencoba untuk beralih bentuk menjadi UNISNU," harapnya.


Dalam kesempatan itu, Bupati Temanggung yang diwakilkan staf ahli Bupati, Ketua Tanfidziyah PCNU Temanggung KH. Muhammad Furqon dan Rais Syuriah PBNU KH. Said Asrori juga menyampaikan sambutannya yang berharap agar INISNU ke depan di bawah nahkoda Dr. Muh. Baehaqi bisa lebih maju dan membawa nama baik NU. (HG39).


Jakarta, Harianguru.com
- “Gedungnya sudah bagus, bangunan fisik sudah lumayan, tinggal kualitas yang harus kita tingkatkan. SMP-SMK Grogol harus bisa menjadi kebanggaan masyarakat”.

Demikian, disampaiakan Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA, ketika memberikan kata sambutan dalam peresmian gedung baru blok B, gedung SMK LP Ma’arif NU PBNU di Grogol Jakarta Barat, Sabtu, 18 Desember 2021.

Kiai Sa’id melanjutkan, untuk menuju kesana, menjadikanpendidikan kita bermutu setidaknya ada tiga metode dalam pendidikan kita: Pertama, Manhajut Ta’lim, metode pembelajaran. Segala ilmu pengetahuan tidak boleh ketinggalan. Terutama IT . Sekalipun sebagaian besar siswa-siswi kita dari para mustadlafin, namun dari sisi kwalitas dan kemampuan harus tidak boleh kalah dengan yang laian.

Kedua; Manhajut Tadris : imlementasi ilmunya. Percuma hanya ilmu saja jika tidak dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana Nabi dan para shahabat. Beliau-beliau tidak hanya ta’lim tapi juga tadris. Apapun yang dilakukan kanjeng Nabi , di sabdakan dan di setujuai oleh Rasulullah dipantau dan menjadi sunnah nabi, untuk mendidik ummat ini. Seperti di pesantren-lah contohnya, setiap yang senior harus bisa menjadi uswah bagi yang yunior.

Ketiga; Manhajut Ta’dib. Disiplin. Lihatlah Kanjeng Nabi Adam. Beliau intelek, cendikia karena kata al Qur’an:  “ wa allama adama al asma’”. Ternyata nabi adam tidak disiplin melanggar aturan. Yaitu memakan buah khldi. Lantas Nabi Adam mendapatkan kalimatur robi. Kemudian diterima taubatnya. Jalmu saja tidak lah cukup, kalau tidak untuk membangun kedisiplinan. Maka jaga kualitas SMK grogol ini juga akhlaknya.

Kelima; Manhajul Ahlaq, karakter. Akhlak-karakter inilah yang harus menjadi perhatian utama pendidikan kita. Terutama untuk bangsa ini. Pengalaman membuktikan, bangsa itu menjadi bermartabat bukan karena agamanya, tapi akhlaknya. Para ulama juga menyampaikan seperti itu.  Contoh konkritnya adalah negara-negara timur tengah. Mereka agamanya kuat, aqidahnya, syariatnya dan lainny sama dengan kita umat Islam di Indonesia, namun tidak bermartabat, terpecah belah karena akhlaknya, prilakunya. Sedangkan di bagian negara lain, Jepang misalnya. Martabatnya diakui, menjadi bermartabat karena punya karakter akhlak yang kuat.

Syukur-syukur kita ini , kita harapkan bagsa Indoenesia ini , agamanya kuat religius, tapi juga akhlaknya kuat , maka akan menjaadi bermartabat lahir batin.

Dalam pendidikan kita ini, silakan kanan-kiri lingkungan rusak, namun lingkungan pendidikan kita harus tetap baik, tertata penuh akhlak mulia, karena inilah yang akan menyelamatkan anak bangsa ini. Contohnya adalah Nabi Musa AS. Begitu lahir dan besar , beliau berada di lingkungan kemusyrikan kaum Fir’aun, namun katena beliau ada dipangkuan didikan perempuan sholihah, muthiah, dan Abidah, yaitu Sirti Asiah. Maka Nabi Musa sama sekali tidak terpengaruh oleh kemusyrikan lingkunagan. Jadi lingkungan pendidikan kita harus kuat akhlak nya. Demikian, Kiai Sa’id menambahkan.

Sebagaimana disampaikan Ketu LP Ma’arif NU PBNU, KH. Z. Arifin Junaidi, bahwa berdirinya gedung ini adalah atas bantuan dari Badan Ammil Zakat Republik Indonesia, dan Program Kemdikbut Ristek Dikti tahun 2021, dan sumbangan dari UNISMA Malang Jawa Timur. Siswa-siswi SMP-SMK Ma’arif NU Grogol ini sejumlah 800 anak lebih. Mereka rata-rata kalangan menegah ke bawah. LP Ma’arif PBNU ingin menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, mampu bersaing di kehidupan dunia gelobal. LP Ma’arif NU ingin menjadi pemungkin dari hal yang tidak mungkin. Yaitu menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu kepada para mustadl’afin di Jakarta. Tambahnya.

Hadir dalam persemian tersebut, Gubernur DKI Jakarta yang diwakili oleh kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta,  Ketua LP Ma’arif PBNU KH. Z. Arifin Junaidi, Ketua Baznas Republik Indonesia Prof. Dr. Noor Achmad, MA, Rektor UNISMA Prof. Dr. Masykuri Bakri serta para pejabat kependidikan Provinsi DKI Jakrta.

Turut menyaksikan peresmian ini adalah  para pengurus pusat LP Ma’arif PBNU,  pengurus LP. Ma’arif PW NU DKI Jakarta, Pengurus Cabang NU Jakarta Barat, Pengurus Lembaga dan Banom-banom di lingkungan PC NU Jakarta Barat.

Menurut laporan ketua panitia pembangaunan, Sa’idah Sakwan, bahwa direncanakan gedung ini akan dibangun empat Blok. Bangunan SMK Ma’arif NU berdiri 4 lantai dan terdiri dari 24 ruangan di Blok B. Sementara itu gedung SMP masih proses penyelesaian di Blok C dan D. Dan hingga kini telah selesai dua blok. Sebelumnya telah diresmikan Blok A bangunan untuk pelatihan SDM LP Ma’arif NU, Ma’arif NU Center (MNU Center) pada bulan maret 2020. Hari ini diresmikan blok B untuk gedung SMK Ma’arif NU, yang peletakan batu pertama pembanginan ini dilakukan Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA. 6 bulan lalu.

Lembaga ini satu-satunya lembaga milik NU dengan Badan Hukum Perkumpulan NU (BHP NU) di DKI Jakarta. Lainnya adalah lembaga-lembaga pendidikan NU milik yayasan NU atau milik orang-orang NU, yang jumlahnya cukup besar. Sehingga sangat patut jika Gubernur DKI mensuport. (ImamBK)

 

 

Harianguru.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget