Halloween Costume ideas 2015

Harian Guru

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Latest Post

Pati, Harianguru.com - Mahasiswa Pati yang tergabung dalam Aliansi BEM(Badan Eksekutif Mahasiswa) Kabupaten Pati menggalang dana bagi korban gempa di Sulawesi Tengah.

Pengumpulan dana akan dilakukan dengan cara turun ke Traffic-light yang berada di Pati kota, sebagai tujuan utama, upaya  untuk menggalang dana.

Seperti yang telah terjadi, gempa bermaknitudo 7,7 dan Tsunami yang mengguncang di beberapa wilayah di Sulawesi Tengah, yakni Donggala, Palu juga Sigi pada Jumat lalu, membuat tergeraknya aliansi BEM Pati untuk mengagendakan penggalangan dana.

Pada Rabu sore 3/10, berada dalam tiga titik di traffic-light, para mahasiswa tersebut turun ke jalan, yaitu di perempatan lampu merah RA Suwondo, perempatan lawet(jl. Panglima Sudirman), dan perempatan stadion joyo kusumo, dan mereka nampak antusias menggalang bantuan kepada masyarakat yang melintas.

Mewakili aliansi BEM Perguruan Tinggi se Kabupaten Pati, Bam's, sapaan akrab presiden BEM STAI Pati(Sekolah Tinggi Agama Islam) Pati, ia mengatakan,"Ini merupakan gerakan hati nurani dari sahabat-sahabat Aliansi BEM Kabupaten Pati, kita semua begitu ingin meringankan beban saudara-saudara se-tanah air yang terkena bencana, khususnya di palu dan donggala yang baru diberi musibah ," ujarnya.

Lanjut Bam's, "sebenarnya, memang usaha kita tak seberapa, dan tak sebanding dengan luka mereka, namun, semoga saja, dana yang terkumpul bermanfaat bagi saudara kita yang ada disana," jelasnya.

"Sebelum berangkat, Kami juga berdo'a bersama untuk keselamatan negeri ini, semoga saja tak ada bencana lagi yang berat dan menguji masyarakat dan bangsa pada umumnya,"tandasnya.

Pada Rabu sore 03/09, kegiatan di ikuti oleh mahasiswa STAI(Sekolah Tinggi Agama Islam) Pati, STIMIK-AKI (Sekolah Tinggi Managemen Informatika dan Komputer Abdi Karya), Akper(Akademi Keperawatan) Pragola, dan mahasiswa STIBI(Sekolah Tinggi Ilmu Budaya Islam) Syekh Jangkung.(HG44/Fakhrudin).

Semarang, Harianguru.com - Koperasi Mahasiswa (kopma) Universitas PGRI Semarang menggelar seminar nasional kewirausahaan dengan tema “Digital Entrepreneur di Era Milenial dan Program Inkubator Wirausaha" Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Bertempat di Gedung Balairung Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), pada Sabtu (13/10/2018).

Seminar tersebut dihadiri Deputi Pengemangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Nuryanto sebagai keynote sepeaker dan didampingai Dr Muhdi SH, M.Hum, Rektor UPGRIS. Pada kesempatan  tersebut merupakan buah kerja sama antara Kemenkop dan UKM dengan UPGRIS dalam pengembangan kewirausahaan.

Kampus tersebut menjadi tempat pelatihan kewirausahaan tidak pilihan asal. Faktanya kampus tersebut memang berhasil mendidik mahasiswanya menjadi wirausaha. Sedikitnya ada 6 mahasiswa yang mendapatkan bantuan untuk pengembangan modal usaha melalui program Wirausaha Pemula (WP) dari Kemenkop.

Selain melakukan bantuan modal, Kemenkop dan UKM juga mewadahi mereka yang menerima bantuan hibah dalam inkubator bisnis. Termasuk mulai hari ini diberikan bantuan pelatihan selama tiga hari. Dengan peserta sebanyak 1.394 orang berasal dari beberapa elemen, antara lain mahasiswa Universitas PGRI, Universitas lain, kopma se Jateng, peserta lomba cerdas cermat (LCC) dan business plan serta para wirausaha peserta inkubator bisnis.

Adapun kegiatan yang terselenggara ini merupakan agenda rutin tahunan untuk menasionalisasikan virus koperasi dan kewirausahaan kepada mahasiswa baru UPGRIS, serta menumbuhkan semangat wirausaha baru sejak dini dan mendapatkan penghasilan sendiri di waktu kuliah.

Sebelunya juga telah melakukan rangkaian kegiatan, diantaranya lomba LCC dan business plan tingkat SMA/SMAK se-Jawa Tengah. Pemenang antara lain, juara I SMK N1 Salatiga dengan ketua tim Raisanaya, Juara II SMA Kristen YSKI Semarang yang diketuai David Sugito dan Juara III SMK PGRI I Pati dengan ketua tim Anang Maulana. Untuk Bussiness Plan terbaik SMKN Salatiga dengan ketua tim Raisanaya. (HG33/hms).


Temanggung, Harianguru.com - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tarbiyah STAINU Temanggung mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK ) dengan tema "membangun organisasi progresif dan profesional dengan membentuk karakter yang loyal" yang dilaksanakan pada 12 -13 oktober 2018 diikuti oleh 60 peserta dari 4 prodi (PAI, PGMI, PIAUD &MPI).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pondasi awal pemahaman pengurus HMJ tentang pentingnya menghidupkan kegiatan organisasi intra kampus sebagai bagian dari  dinamisasi iklim positif civitas akademika di dalamnya. 

Luluk Ifadah, S.Pd.I., M.S.I. Kaprodi PAI Jurusan Tarbiyah  STAINU Temanggung menegaskan bahwa HMJ Tarbiyah menjadi miniatur kehidupan mahasiswa.

Menurutnya, kegiatan ini secara tidak  langsung berupaya pada proses pembangunan soft skill mahasisiwa STAINU temanggung di mana organisasi merupakan miniatur kehidupan mahasiswa.

"Seperti apapun proses yang dialami tentu akan membuahkan hasil positif bagi pengembangan karakter organisatorik mahasiswa," ujar dia saat mengisi materi, Jumat pagi (12/10/2018).

Embangunan karakter ini, lanjut dia, tercermin melalui loyalitas dan kerjasama pengurus dalam mengolah raga,  rasa, dan jiwa mereka dalam bingkai kebersamaan berorganisasi. sehingga, mampu mawujudkan genarasi yang berilmu pengetahuan tinggi dengan tetap memgang teguh  keimanan- ketakwaan kepada Allah SWT.

"Hal ini sejalan dengan visi kampus STAINU Temanggung yakni "unggul dalam budaya keilmuan, keimanan dan ketaqwaan yang berbasis Ahlussunnah wal Jama'ah An Nahdliyah yang akan dicapai pada Tahun 2022," lanjut dia.

Selaku pembina HMJ Tarbiyah  STAINU Temanggung yang juga menjadi penyaji materi dalam kegiatan tersebut, Luluk Ifadah, S.Pd.I., M.S.I., berharap agar usai acara para peserta bisa meningkatkan kemampuannya melalui wadah HMJ. (hg59/Hi).


Temanggung, HARIANGURU.com - Lembaga Bahasa (LB) STAINU Temanggung akan mengadakan Lomba Cipta Puisi Tingkat SMA/sederajat se-Karesidenan Kedu (Temanggung, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Wonosobo, Purworejo, Kebumen). Hal itu diungkapkan Andrian Gandi Wijanarko Ketua Panitia Lomba pada Ahad (07/10/2018).

Andrian Gandi W,  M.Pd ketua panitia lomba cipta puisi menambahkan "Kegiatan ini merupakan momentum partisipasi generasi muda tingkat SMA se-Karesidenan Kedu dalam meningkatkan rasa patriotisme dan nasionalisme yang tercermin dalam kecintaan dan kebanggaan terhadap Bangsa dan Bahasa Indonesia".

"Peserta lomba yang berminat segera membayar biaya pe daftaran Rp 25.000, - (dua puluh lima ribu rupiah), seluruh peserta akan mendapatkan snack, sertifikat, serta bagi sekolah yang mendelegasikan minimal 5 peserta, akan mendapatkan satu (1) Buku Antologi Puisi (karya peserta) ber-ISBN secara gratis".

Pihaknya menambahkan "seluruh peserta lomba diwajibkan hadir pada hari Sabtu tanggal 10 November 2018 untuk mengikuti rangkaian kegiatan Seminar literasi remaja (gratis), Pembagian sertifikat, Pengumuman dan Pemberian hadiah bagi pemenang Lomba Cipta Puisi".

"Alhamdulillah sampai saat ini terdapat beberapa peserta dari luar Temanggung yang sudah mendaftarkan diri sebagai peserta. Diantaranya dari SMA N 2 Kota Magelang dan SMA N 1 Grabag," lanjut dia.

Lembaga Bahasa (LB) STAINU Temanggung merupakan lembaga pengembangan dan pelayanan bahasa di STAINU Temanggung dengan program kerja mencakup lima (5) bahasa (Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Jerman) akan mengadakan kegiatan terkait dengan Hari Sumpah Pemuda, Bulan Bahasa, dan Hari Pahlawan.

Hal tersebut akan direalisasikan dengan mengadakan Lomba Cipta Puisi Tingkat SMA/sederajat se-Karesidenan Kedu dengan tema “Bangga berbahasa Indonesia melalui Puisi”.

Menurut Effi Wahyuningsih, M. Pd Kepala Lembaga Bahasa STAINU Temanggung kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa patriotiosme, nasionalisme terhadap NKRI. Serta meningkatkan bakat dan minat siswa SMA/sederajat se-Karesidenan Kedu dalam dalam menulis puisi.

"Peserta lomba cipta puisi dapat memilih tema puisi (patriotisme dan nasionalisme) atau (pendidikan dan budaya). Pendaftaran dan pengumpulan naskah mulai tanggal 7 Oktober  sampai 3 November 2018 melalui daring aplikasi WhatsApp 081327038904 (Effi) dan 085713970970 (Gandi). Peserta juga bisa datang ke kantor sekretariat Lembaga Bahasa STAINU Temanggung," kata dia. (hg90/AGW)


Judul: Aku Ingin (Antologi Puisi Pelajar Kelas XII SMA N 1 Ampel)
ISBN: 978-602-50213-6-7
Cetakan: I, 2018
Tebal: 21 x 14 cm,  x + 31  Halaman
Penulis: Anggi Pupistaningrum, dkk
Penyunting: Ika Silfiana Arifatul Khoiriyah, M. Pd
Desain Sampul: Edy Erlambang
Diterbitkan: CV. Kataba Group
Alamat: Plukaran, Rt 01 RW 03 Gembong, Pati (59162)
Telp: 085 626 747 99
Website: katabagroup.com
Facebook: Kataba
Website : katabagroup.com
Harga: Rp. 30.000 (belum termasuk ongkir)


Buku Antologi Puisi “Aku Ingin”  ini terdiri atas 30 karya puisi dari perwakilan kelas XII SMA N 1 Ampel. Pengenalan puisi serta pembiasaan untuk menulis puisi merupakan bagian dari program pemerintah yang disebut dengan GLS (Gerakan Literasi Sekolah). Menurut Permendikbud No. 23 Tahun 2015, Gerakan Literasi Sekolah merupakan salah satu kegiatan yang dapat menumbuhkan budaya menulis peserta didik sehingga dapat meningkatkan keterampilan menulis peserta didik. Dalam gerakan ini peserta didik dapat dikenalkan dan dibiasakan untuk menulis puisi.

Siswa SMA/SMK di Indonesia menjadi target utama GLS karena mereka berkemungkinan memiliki potensi dan kemampuan yang luar biasa untuk bersaing dengan siswa dari sekolah lain bahkan dari negara lain.

Gerakan Literasi Sekolah, khususnya di SMAN N 1 Ampel melalui literasi menulis puisi ini sekolah dapat menghasilkan karya-karya puisi peserta didik yang dapat dikumpulkan dalam satu buku kumpulan puisi atau menampilkan puisi-puisi tersebut dalam majalah dinding sekolah.  Peserta didik dapat merasakan manfaat yang lebih besar lagi dengan adanya GLS di sekolah ini. Melalui kegiatan tim PkM ini, budaya literasi menulis puisi di SMA N 1 Ampel dapat terbentuk dikalangan peserta didik karena mereka sudah mengetahui jenis-jenis puisi dan teknik penulisan puisi sehingga dapat menyalurkan ide dan perasaan melalui puisi. Mereka juga akan termotivasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia melalui penulisan puisi.

Oleh karena itu kami dari Tim PKM dosen PGSD Universitas Ngudi Waluyo mengumpulkan karya-karya puisi dalam satu buku ini, yang kami beri judul buku Antologi Puisi “Aku Ingin” yang merupakan kumpulan keinginan-keinginan atau citas-cita dari kelas XII SMAN 1 Ampel. Kelas XII merupakan kelas dimana sebentar lagi mereka akan melanjutjan kependidikan selanjutnya atau bahkan memutuskan untuk bekerja. Kami tim PkM  memalui buku ini mendokumentasikan keinganan-keinginan mereka atau cita-cita mereka.

Buku Antologi puisi “Aku Ingin” ini merupakan buku pertama yang kami terbitkan. Buku ini sangat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan dimasa mendatang. Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya.  Atas kontribusi tersebut, kami ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan khusunya pemberdayakan budaya literasi dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045). 


Temanggung, HARIANGURU.com - Muhammad Reihan Azzidan siswa kelas V SD Negeri Japan,  Tegalrejo, Magelang tampil luar biasa saat perkuliahan Bahasa Jawa MI/SD pada Prodi PGMI STAINU Temanggung, Sabtu (06/10/18). Ia menjadi 'dosen' sehari di Prodi PGMI STAINU Temanggung tersebut.

Pada kesempatan itu Zidan menyanyikan sekar Dhandanggula Penganten Anyar dan sekar Kinanthi Bhuminatan cengkok Mataraman. Penampilan Juara 1 Macapat Islami Kecamatan Tegalrejo Magelang ini membuat seluruh mahasiswa PGMI STAINU Temanggung terhibur.

"Kami sangat kagum akan penampilan Zidan, walaupun masih usia belia dia bisa menyanyikan lagu macapat dengan sangat merdu. Bahkan cengkok suaranya membuat kami merinding ketika mendengarkannya," ujar Khoiril Azmi mahasiswa PGMI STAINU Temanggung.

Sementara itu, Tatik Puji Rahayu mahasiswi PGMI juga menambahkan ia sangat senang dengan model perkuliahan tersebut. "Kami sangat senang akan pengalaman ini, bisa mendengarkan suara merdu siswa secara langsung dan melestarikan budaya Jawa melalui kegiatan menyanyikan sekar macapat secara bersamaan,“ ujar dia.

Andrian Gandi Wijanarko, dosen pengampu Bahasa Jawa MI/SD Prodi PGMI STAINU Temanggung menambahkan, program perkuliahan harus bisa kontekstual dengan menghadirkan langsung pelaku macapat khususnya dari unsur siswa-siswa jenjang MI/SD,

"Semoga pengalaman ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua bahwa anak-anak SD/MI memiliki potensi yang luar biasa. Kami berharap kelak mahasiswa PGMI mampu memberikan alternatif kepada siswa di bidang keterampilan diantaranya melalui nyekar macapat,” beber lulusan Prodi Pendidikan Dasar Pascasarjana UNNES tersebut.

Selain menyenangkan, kata dia, nyekar macapat juga mampu mempertahankan eksistensi kebudayaan Jawa di era Revolusi Industri 4.0.

‌Sementara itu Hamidulloh Ibda Kaprodi PGMI STAINU Temanggung menyampaikan apresiasi terhadap dosen pengampu mata kuliah bahasa Jawa. “Pendidikan Bahasa Jawa merupakan Prodi PGMI, cakupan mata kuliah Pendidikan Bahasa Jawa di antaranya adalah mahasiswa PGMI memiliki keterampilan dalam menyanyikan sekar macapat, Prodi PGMI memang sangat concern dalam bidang kegiatan teacherpreneurship namun kami juga tidak akan melupakan budaya asli kita," kata dia.

Kita berharap, kata dia, semua dosen PGMI STAINU Temanggung bisa mengintegrasikan pembelajaran berbasis kontekstual. “Selain berorientasi pada praktik langsung, kami mendorong pembelajaran di PGMI berbasis produk sebagai ciri khas kurikulum KKNI-SNPT yang sudah kami terapkan sejak awal,” beber penulis buku Media Literasi Sekolah tersebut. (HG57/A9W).

Temanggung, Harianguru.com - Mahasiswa STAINU Temanggung melakukan aksi kemanusiaan dan solidaritas untuk membantu saudara-saudara yang terkena bencana pada Minggu sore (30/9/2018) yang juga telah terlaksana pada Sabtu (29/9/2018).

Palu dan Donggala yang menjadi alasan mahasiswa STAINU Temanggung menggalang dana di perempatan Jalan Suwandi-Suwardi Cekelan, Kecamatan Temanggung, Temanggung, Jawa Tengah.

Ahmad Yasin selaku Presiden Mahasiswa STAINU Temanggung mengungkapkan aksi ini sebagai salah satu bentuk empati mahasiswa STAINU Temanggung terhadap saudara kita yang terkena bencana. "Kita tidak mungkin akan berangkat ke tempat terjadinya bencana, sehingga dengan aksi seperti ini minimal kita dapat meringankan beban mereka" tegasnya dalam sela-sela wawancara.

Lanjutnya, sekecil apapun aksi kita minimal dapat membantu meringkan beban saudara kita. Termasuk melatih kita untuk selalu peduli dengan sesama khusunya terhadap saudara kita yang terkena musibah. "Kegaitan ini melibatkan dari beberapa elemen antaranya ada BEM, PMII Komisariat, HMJ Tarbiyah dan syariah, Racana, LPM GRIP, serta HMP PGMI" tandas pria humoris tersebut.

Puji syukur Tuhan dengan aksi hari ini memperoleh donasi dari pengendara kendaraan bermotor, mahasiswa dan dosen STAINU Temanggung dengan jumlah Rp. 6.607.700 sambung pria yang akrab di panggil Yasin. "Harapan kami, sekecil apa pun dan seberapa hasil usaha dan donasi dari masyarakat, minimal dapat menggoreskan senyuman terhadap saudara-saudara kita disana" tegasnya.

Diucapkan terimakasih banyak terhadap para donatur dan juga mahasiswa STAINU Temanggung yang telah membantu aksi ini. Tanpa yang lainnya aksi ini tidak akan terealisasi dan sukses. Berkat kerjasama semua elemen yang ada menjadikan acara aksi ini sukse, pungkas Yasin di akhir wawancara.

Marilah seluruh masyarakat bahu membahu membantu saudara kita yang sedang menerima ujian dari Tuhan. (HG44/Wahyu Egi).

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget