Halloween Costume ideas 2015

Harian Guru

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Latest Post


Temanggung, Harianguru.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah akan menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) pada 26 Januari 2019 mendatang di Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung. Hal itu diungkapkan Ketua STAINU Temanggung Dr. H. Muh. Baehaqi, MM pada Kamis (19/1/2019) di ruang B1 gedung Tarbiyah STAINU Temanggung saat Rapat Evaluasi Dosen dan Pembagian Jadwal Perkuliahan semester genap tahun akademik 2018-2019.

“Insyaallah, besuk tanggal 26 Januari 2019, Muskerwil PWNU Jateng akan bertempat di STAINU dan KBIH Babussalam,” beber Baehaqi.

Menurut dia, persiapan sudah dilaksanakan, dan direncanakan, akan hadir Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj dan jajarannya, dan acara akan dihadiri juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta jajarannya.

“Ini merupakan agenda besar, dan banyak rumusan yang akan dibahas di dalamnya,” ujar Bendahara Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (FKPTKIS) Kopertais X Wilayah Jateng tersebut.

Usai rapat, STAINU, PCNU Temanggung dan panitia lokal juga menggelar koordinasi di hari yang sama bersama Ketua PWNU Jawa Tengah, KH. HM Muzammil beserta jajarannya di KBIH Babussalam NU Temanggung.

Seperti diketahui, PWNU Jateng telah memersiapkan Muskerwil NU Jateng di kampus STAINU Temanggung yang akan digelar Sabtu (26/1/2019) mendatang. Menurut informasi, seluruh personal PWNU Jateng  dan utusan dari lembaga dan banom NU tingkat Jateng serta utusan PCNU se-Jateng akan mengikuti kegiatan permusyawaratan tertinggi kedua  setelah konferensi wilayah ini.

Dalam agenda itu, seluruh lembaga dan badan otonom NU dibawah PWNU Jateng dikonsolidir dan ditata ulang program-programnya agar sejalan dan tidak saling tumpang tindih antara sesama lembaga atau banom, bahkan dengan program kerja NU dalan forum Pembinaan dan Koordinasi lembaga di lingkungan PWNU Jateng pada  awal tahun 2019 ini.

Semua lembaga dan banom, dalam forum tersebut, akan memaparkan program-programnya, baik untuk jangka pendek, menengah, panjang dan program prioritas. Selanjutnya akan diharmonisasi dan disinkronkan dengan program NU yang akan dibahas di arena Muskerwil  di STAINU Temanggung.

Selain akan membahas dan menetapkan program kerja PWNU Jateng masa khidmah lima tahun ke depan yang disinkronkan dengan program kerja perangkat-perangkatnya, Muskerwil juga akan membahas materi-materi yang akan dibahas dalam Konferensi Besar dan Musyawarah Nasional (Konbes & Munas) Alim Ulama NU di Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Kota Banjar Jabar 27 Februari – 1 Maret 2019 mendatang. (hg44/Ibda).


Temanggung, Harianguru.com - Di sela-sela Rapat Evaluasi dan Pembagian Jadwal Perkuliahan semester genap tahun akademik 2018-2019, Kaprodi PGMI STAINU Temanggung Hamidulloh Ibda mendapat penghargaan dari Lembaga Penjamin Mutu (LPM) STAINU Temanggung sebagai Dosen Penulis Jurnal Ilmiah terbanyak sejumlah 23 yang dimuat di jurnal ilmiah skala nasional maupun internasional .

Penghargaan secara simbolis diberikan Ketua STAINU Temanggung Dr. H. Muh. Baehaqi, MM pada Kamis (19/1/2019) di ruang B1 gedung Tarbiyah STAINU Temanggung.

"Ini merupakan bentuk award dari LPM agar dapat memberi motivasi dan uswah kepada dosen yang lain," kata Khamim Saifuddin Kepala LPM STAINU Temanggung.

Pihaknya memberi apresiasi tersebut karena tugas dosen tidak hanya mengajar, melainkan juga meneliti, menulis dan mengabdi kepada masyarakat.

LPM juga memberikan penghargaan kepada Sekprodi HKI Hidayatun Ulfa sebagai dosen peraih penelitian terbanyak dan Kaprodi PAI Luluk Ifadah sebagai dosen dengan pengabdian kepada masyarakat terbanyak.

Saat menyampaikan kesan dan pesan, Kaprodi PGMI STAINU Temanggung Hamidulloh Ibda menjelaskan bahwa penulisan jurnal ilmiah itu belum semuanya terpublikasi. "Sebagian sudah dimuat, sebagian ada yang masih proses review redaksi dan menunggu jadwal atau edisi terbit, namun sudah diterima redaksi," kata Pengurus Bidang Litbang dan Diklat LP Ma’arif PWNU Jateng periode 2018-2023 itu.

Juara I Lomba Esai Nasional Filsafat Ilmu UGM ini juga menyampaikan, bahwa hal itu bukanlah prestasi. "Ini hanya kegiatan yang terdokumentasi secara ilmiah saja dan pasti dapat dilakukan semua dosen," beber dia.

Ibda yang juga peraih Juara I Lomba Artikel Kemdikbud tingkat nasional 2018 menambahkan, ke depan pihaknya ingin belajar bersama agar dapat tembus jurnal terindeks Scopus atau Thomson Reuters.

Peraih penulis jurnal ilmiah terbanyak kedua didapat Sekprodi PAI Sigit Tri Utomo dan Pembantu Ketua I Bidang Akademik Dr. Baedhowi. Masing-masing dosen yang meraih prestasi mendapat penghargaan dari kampus, yaitu sertifikat dan uang pembinaan yang langsung diberikan oleh Ketua STAINU Temanggung sebagai bentuk apresiasi. (hg44).

Suasana rapat PMB

Temanggung, Harianguru.com – Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STAINU Temanggung periode 2019-2020 menggelar rapat perdana, Rabu (16/1/2019) di aula rapat kampus setempat. Hadir sejumlah pejabat, dosen, dan panitia PMB STAINU Temanggung 2019-2020.

Dalam kesempatan itu, sudah digagas model PMB One Day One Service yang memudahkan proses pendaftaran.

“Kami terima kasih atas semua panitia yang baru, semua respek, dan sigap untuk segera membentuk panitia PMB tahun ini. Insyallah, dalam kepanitiaan tahun ini ada peningkatan terutama di aspek SDM-nya daripada tahun kemarin. Mudah-mudahan dengan porsi seperti ini, kinerja kita lebih baik,” kata Drs. H. Muhammad Abdul Munjid, M.S.I Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan STAINU Temanggung saat menyampaikan arahan.

Pihaknya juga melanjutkan, dalam manajemen PMB, yang perlu diperhatikan adalah perencanaan dan aksi yang baik. “Kinerja dari tahun ke tahun, kita lihat mahasiswa pendaftar sudah ada peningkatan. Untuk itu, mudah-mudahan di tahun ini meningkat lagi,” ujar mahasiswa S3 Unissula tersebut.

Dalam sambutannya, Luluk Ifadah, M.S.I Ketua I PMB STAINUTemanggung menjelaskan, semua panitia kompak. “Meskipun kita posisinya berada pada Tupoksi masing-masing, bukan berarti kita tidak saling membantu,” beber dia.

Tim sosialisasi, kata dia, kita ambil masing-masing perwakilan prodi. “Ada tiga model sosialisasi PMB. Pertama, umum, yaitu melakukan sosialisasi di tingkat prodi masing-masing. Mengapa ini perlu? Karena ini pengampu atau pejabat prodi tertentu menyampaikan visi-misi prodi lain ini juga tidak mudah karena memang beda,” beber dia.

Sedangkan yang ketiga, kata dia, sosialisasi even atau menggandeng pada kegiatan-kegiatan tertentu. “Sosialisasi ini tidak hanya menjadi tanggungjawab secara personal. Tapi eksekutor nanti kita ada partisipasi dari mahasiswa,” beber Kaprodi PAI STAINU Temanggung.

Ketua II PMB STAINU Temanggung Hamidulloh Ibda, juga menambahkan bahwa sukses dan tidaknya PMB tidak hanya pada Bidang Sosialisasi, dan Administrasi dan Pendaftaran Seleksi. “Namun juga pada Bidang Kerohaniahan, yang ini merupakan bidang baru,” beber Kaprodi PGMI STAINU Temanggung.

Dalam forum itu, dibahas juga model seleksi one day one service, dan juga tidak ada tes gelombang I, II, atau III. “Panitia akan menerima mahasiswa selama proses pendaftaran, sampai seminggu sebelum perkuliahan baru dimulai,” beber Luluk saat menambahkan.

Selain Drs. H. Muhammad Abdul Munjid, M.S.I Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan STAINU Temanggung, hadir juga Pembantu Ketua I Bidang Akademik Dr. Baedhowi, M.Ag, dan Pembantu Ketua II Bidang Keuangan Ana Sofiyatul Azizah, M.Pd. (hg44/hms)

   Prof Patta Bundu membantu peserta dalam kelompok.
Semarang, Harianguru.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang memberikan penguatan bagi dosen tutor pendidikan profesi guru (PPG). Penguatan tersebut  dikemas dalam workshop perangkat pembelajaran dan penelitian tindakan kelas bagi tutor pendidikan profesi guru yang diselenggarakan di hotel C3 Ungaran, Senin – Selasa  (14-15/1). Di hari pertama workshop, UIN Walisongo menggandeng Tanoto Foundation untuk merefresh tentang perangkat pembelajaran dan penguatan tentang pembelajaran aktif.

Salah satu pemateri dari Tanoto Foundation, Prof. Dr. Ani Rusilowati, M.Pd menyampaikan bahwa pengembangan perkuliahan yang terbaru adalah berbasis kerangka konseptual gabungan dari pengetahuan, teknologi, pedagogi dan konten yang saling berhubungan. Kerangka ini disingkat menjadi TPACK atau Technological,Pedagogical, and Content, Knowledge.

“Sekarang ini semua acuan untuk rencana pelaksanaan pembelajaran/perkuliahan (RPP) dan kegiatan perkuliahan itu akan diberikan berbasis Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK), akarnya adalah PCK (Pedagogical Content Knowledge). Dari situlah semuanya akan berakar. Ketika kita akan mengembangkan RPP, tentunya juga akan berangkat dari materi yang kita turunkan dengan menggunakan PACK tersebut,” jelas Prof Ani yang juga guru besar Universitas Negeri Semarang.

Prof Ani menjelaskan bahwa TPACK direpresentasikan melalui CoRe dan PaP-eRs. CoRe digunakan
untuk mengkonseptualisasikan konten dari materi subjek tertentu, dibuat sebelum  merancang RPP, dan guru yang berbeda akan menghasilkan CoRe yang berbeda untuk topik/materi yang sama. Sedangkan PaP-eRs merupakan deskripsi naratif mengenai PCK seorang guru yang menggarisbawahi bagian atau aspek tertentu dari konten materi yang diajarkan.

“Selain TPACK, unsur penting dalam mengembangkan perkuliahan aktif adalah menggunakan unsur Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi atau disingkat MIKIR. MIKIR bukan pola baru dan tidak merubah pola apapun dalam pembelajaran aktif. Namun, unsur ini merupakan unsur yang dapat digunakan secara sederhana sehingga lebih mudah untuk dipahami dan diimplementasikan oleh para peserta PPG atau pendidik apapun kurikulumnya,” jelasnya.

Bersama dengan Prof Ani, yaitu Prof Patta Bundu dari Universitas Negeri Makasar. Prof Patta Bundu menjelaskan pentingnya mengoptimalkan pembelajaran dan perkuliahan aktif dengan menggunakan lembar kerja berbasis higher order thinking and skill atau (HOTS). Lebih umum disebut sebagai keterampilan berfikir tingkat tinggi.

“Keterampilan HOTS ini merupakan transfer satu konsep ke konsep lainnya, memproses dan menerapkan informasi, mencari kaitan dari berbagai informasi yang berbeda-beda, menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah, dan menelaah ide dan informasi secara kritis,” jelas Prof Patta.

Rektor UIN Walisongo, Prof Muhibbin menyampaikan pentingnya kegiatan ini, karena dari PPG inilah nanti akan dikeluarkan sertifikat sebagai guru profesional. Sehingga tanggungjawab pelaksanaan PPG sangat besar. Walaupun kegiatan ini lebih banyak pada refreshment namun harapannya penguatan ini  didapat sebuah penguatan yang maksimal.

“Peserta PPG berasal dari guru-guru yang telah mengajar. Workshop dengan kerjasama yang didukung Tanoto Foundation ini, mudah-mudahan banyak manfaat yang bisa di dapat,  sehingga mendorong hasil PPG ke depan lebih berhasil. Sehingga lahir guru-guru yang mampu memaksimal peran dan tugasnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia ,” kata Prof Muhibbin.

Workshop di selenggarakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo. Sebanyak 75 orang baik dari  unsur guru besar, dosen, dan pejabat kampus yang menjadi dosen pengampu PPG menjadi peserta. Selama 2 hari mereka akan dikuatkan dan dilatih sebagai persiapan untuk menjadi pengampu pelaksanaan PPG tahun ini.(hg44/hms).


Cibubur, Harianguru.com – Perkemahan Regu Penggalang Ma'arif NU Nasional (Pergamanas) 2019 dilaunching pada Rabu (16/1/2019). Dalam kesempatan itu, sejumlah pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif (LPM) PWNU Jawa Tengah turut menyukseskan acara Launching Pergamanas II yang digelar Rabu (16/1/2019). 

Sesuai rencana, Pergamanas II akan digelar  di Cibubur tangggal 19-23 Februari 2019, dan Rapat Koordinasi Nasional LP Maarif.

Turut hadir R. Andi Irawan Ketua LPM PWNU Jateng, Fakhrudin Karmani Wakil Ketua LPM PWNU Jateng, Ahmad Muzammil Bendahara LPM PWNU Jateng, Muhammad Syaiful Panitia Pergamanas LPM PWNU Jateng, dan H. Shobirin Ketua Sakomanu LPM PWNU Jateng.

R. Andi Irawan Ketua LPM PWNU Jateng mengatakan, bahwa tujuan kegiatan itu adalah syiar kebesaran LP Ma'arif se Indonesia dan meneguhkan Islam berkarakter Ahlu sunnah Wal jamaah Anahdliyah yang moderat dan rahmatallilalamin serta menanamkan nilai nilai Aswaja kepada peserta didik melalui kegiatan Pramuka.

Acara Launching Pergamanas 2019 tersebut, secara resmi dibuka oleh Ketum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, yang juga dihadiri Ketua PP LP Ma’arif PBNU Drs. K.H. Z. Arifin Junaidi, M.M, Ketua Sakomanu Pusat, dan sejumlah pengurus PP LP Ma’arif PBNU yang lain.

Sesuai rencana, Pergamas akan dibuka oleh Presiden RI dan sejumlah menteri. Dari informasi panitia, peserta diperkirakan berjumlah 7.000 an lebih.

“Kami mewakili dari LPM PWNU Jateng dan di sini pesertanya semua provinsi se Indonesia,” katanya, Rabu (16/1/2019).

Untuk delegasi dari Jawa Tengah sendiri, Andi mengatakan sekitar 700an peserta. Pihaknya juga mengatakan, Panitia Pergamanas LPM PWNU Jateng sudah mengoordinasikan kegiatan tersebut sejak 2018 yang lalu.

Andi menambahkan, bahwa delegasi dari Jateng dalam acara ini mulai dari Ketua Maarif, Wakil Ketua, Bendahara, Ketua Sakomanu Jateng, dan Panitia Pergamanas Jateng. (HG10/Ibda).

Temanggung, Harianguru.com - Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu upaya membentuk mahasiswa memberikan penguasaan Profesional, Pedagogik, Sosial maupun kompetensi personal.

Hal itu diungkapkan Moh. Syafi' Kepala LP3M STAINU Temanggung saat pembekalan PPL, Ahad (13/1/2019). Pihaknya menambahkan bahwa semua mahasiswa harus mengikuti tahapan PPL dengan prosedural. "PPL tahun ini diikuti oleh mahasiswa Hukum Keluarga Islam, Manajemen Pendidikan Islam dan juga Pendidikan Agama Islam yang semuanya diikuti sejumlah 45 Mahasiswa STAINU Temanggung," kata Ketua Panitia sekaligus Kepala LP3M tersebut.

Adapun mahasiswa PPL PAI ditempatkan di SMA dan SMK Daerah Temanggung, Mahasiswa HKI /AS diteruunkan di Pengadilan Agama dan KUA Daerah Temanggung sedangkan mahasiswa MPI di SMK Swadaya Temanggung.

Pembekalan diikuti peserta secara khidmad dan penuh semangat. Kaprodi Luluk Ifadah, M.S.I dalam sambutannya memaparkan bahwa PPL bukan sekedar praktik biasa bahkan PPL dianalogikan sebagai "Kawah Candra Dimuka" dengan kedisiplinan dan perbaikan diri dalam pelaksanaan. "Karena pangalaman sebelumnya PPL mampu mengubah kepribadian seseorang dengan regulasi di Institusi lapangan," tukas pengurus PC Fatayat NU tersebut.

"PPL juga salah satu cara untuk melengkapi kebutuhan pribadi dengan tim yang solid dan kerja sama yang baik," beber Instruktur Alumni Nasional HMI Yogyakarta tersebut.

PPL akan dilaksanakan sekitar satu bulan yaitu 14 Januari sampai 19 Februari 2019. (Hg44/STU)

Kudus, Harianguru.com - Saat melakukan pendidikan politik dengan warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengan, Tardjo Ragil yang juga Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Tengah sekaligus Calon Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Nomor Urut 2, mengimbau warga di Kudus untuk memilih Caleg berkualitas.

Hal itu, dijelaskan Tardjo Ragil saat kembali blusukan ke masyarakat untuk memberikan pendidikan politik. Kegiatan bertempat di gedung milik H. Noor Kholis Desa Jetak Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus pada Minggu, 13 Januari 2019.

Pihaknya di hadapan ratusan warga, menekankan pentingnya masyarakat berpartisipasi penuh menyukseskan pelaksanaan pemilu serentak pada April 2019.  Ratusan warga dari berbagai macam latar belakang, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua ormas, kelompok perempuan dan warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

"Keterlibatan bapak-ibu pada pemilu mendatang sangat penting, tidak hanya menyangkut legitimasi politiknya, tetapi juga memastikan agar orang orang yang memiliki integritas dan rekam jejak yang baik agar terpilih untuk mewakili dan memperjuangkan kepentingan masyarakat," kata Tardjo yang juga sebagai Staf Ahli Fraksi Partai Golkar DPR RI tersebut.

Ia juga menambahkan, agar masyarakat selektif dan lebih menggunakan hati nurani dalam menentukan pilihan politiknya. "Kualitas demokrasi dan masa depan pembangunan bangsa akan semakin baik apabila jabatan jabatan publik ditempati dan diurus oleh orang orang yang memiliki kompetensi serta integritasnya teruji. Dan ini semua menjadi tanggung jawab kita," papar pria yang memakai peci tersebut.

Melalui pendidikan politik ini, sebagaimana dikatakan Tardjo, menjadi concern Partai Golkar supaya masyarakat memiliki pemahaman sekaligus kesadaran politik yang baik, terutama agar kualitas demokrasi dan arah pembangunan bangsa Indonesia kedepan semakin maju.

Pada forum tersebut dibuka pula dengan sesi dialog. Peserta tampak antusias, terutama menyampaikan harapanya jika Tardjo terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dapat menjadi wakil rakyat yang amanah dan bisa mewakili kepentingan masyarakat luas.

Imbauan itu tidak semata hanya formalitas, akan tetapi menurut Tardjo, menjadi bagian dari tugas politisi yang menjadi guru politik bagi masyarakat. (HG33).

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget