Halloween Costume ideas 2015

Harian Guru

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Latest Post

Temanggung, Harianguru.com - Haflah akhirussanah ke 49 dan haul muassis ke 12 pesantren Salafiyyah Tawangsari atau biasa disebut Pesat Desa Tawangsari, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut yakni sejak tanggal 20 hingga 22 April 2018.

Sebagai mana acara tersebut adalah imtichan, perlombaan, pengajian, pentas seni budaya, dan puncaknya pengajian dari KH. Abdul Jalil dari Semarang.

Dalam sambutan panitia menyampaikan terima kasih dan ucapan maaf atas kekurangan dalam acara tersebut.

Sementara itu. Tim KKN STAINU Temanggung yang bertugas di Desa Tawangsari juga diundang untuk menghadiri sekaligus meliput acara tersebut guna realisasi program KKN, yakni penyebaran informasi untuk mempublish kegiatan Desa Tawangsari.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan pengasuh pesat bapak kh agus, beliau menyampaikan agar tetap sekolah dan ngaji di bawah nu, walaupun mahal tapi itu bentuk dari kecintaan terhadap nu, selain itu beliau juga berpesan sisa waktu diusahakan untuk mengaji agama.

Kemudian dalam pembelajaran beliau juga menerapkan kegiatan belajar mengajar yang baik dan tidak ingin ketinggalan sehingga harapan beliau penyesuaian akan diterapkan selesai alfiyah selesai SMA. Tutur beliau

Selanjutnya selesai pada titik penghujung acara mauidoh khasanah yang disampaikan oleh bapak kyai haji abdul jalil dari semarang.

Beliau berpesan dengan tegas selalu bukti kyai NU. karena sejalan dan sangat ikhlas dalam menuntun umatnya dan santri bersungguh-sungguh mengikuti kyai karena ilmu kyai sungguh bermanfaat dunia akhirat. (HG44/almaksirun).

Pati, Harianguru.com - Pangkalan MA Manahijul Huda (MA MAHIDA) Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah yang tergabung pramuka Dewan Ambalan Ahmad Yani dan Cut Nyak Dien ini melakukan pelantikan pramuka penegak tingkat Bantara, Kamis kemarin (19/04/2018).

Pelantikan Bantara ini diikuti oleh ratusan anggota pramuka penegak mulai dari unsur Dewan Kehormatan Penegak, pengurus Dewan Ambalan Penegak, dan calon Penegak.

Ketua panitia, Moh Nasikhun Amin menvatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal seseorang yang tergabung di Gerakan Pramuka (Gerpra), khususnya di Pramuka Penegak yang akan memasuki kepramukaan yang sesungguhnya.

“Mudah-mudahan para Pramuka yang telah dilantik ini menjadi Pramuka Penegak lebih giat mengembangkan minat, bakat dan pengetahuannya di bidang kepramukaan salah satunya melanjutkan proses pendidikannya dengan mencapai Kecakapan lainnya. Tanda Kecakapan Khusus (TKK) bahkan kalau bisa mencapai Pramuka Tingkat Laksana," Harap ketua panitia.

Pelantikan Bantara  diawali dengan upacara pembukaan yang bertempat di halaman Masjid Baiturrohman Ngagel. Kemudian dimulai pemberangkatan peserta pukul 07.40 WIB untuk melaksanakan hiking. Tak lupa setiap sangga berbaris rapi dan tertib untuk menyusuri rute perjalanan.

Dalam hiking ini, setiap sangga diwajibkan berhenti di setiap pos yang dijaga oleh beberapa senior. Di pos pertama setiap sangga diuji kemampuannya dalam menghafal Tri Satya dan Dasa Dharma. Pada pos kedua, para peserta diminta untuk membuat bentuk simpul dengan tali temali minimal. Selanjutnya di pos ketiga diminta untuk menyanyikan lagu wajib dan yel-yel. Kemudian di pos keempat para peserta pelantikan diuji dalam hal penciuman dan perasa. Lalu dipos kelima diminta untuk melaksanakan PBB (Pengaturan Baris Berbaris). Dan yang terakhir, di pos keenam ini yang ditunggu-tunggu peserta yaitu halang rintang.



"Saya merasa senang bisa mengikuti pelantikan bantara ini meskipun agak melelahkan. Karna ini juga dapat melatih kemampuan kepramukaan siswa," ujar Luthfia Angelina salah satu siswa yang dilantik.



Sesampainya di madrasah peserta pelantikan beristirahat dan dilanjutkan dengan upacara pelantikan pukul 16.00 WIB. Upacara pelantikan ini ditandai dengan pembacaan sandi ambalan dan penyematan Tanda Kecakapan Umum (TKU) Bantara. Kegiatan ini sendiri merupakan prosesi pelantikan dan pengukuhan seorang Pramuka yang telah menyelesaikan Syarat-Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka Penegak sehingga berhak menggunakan Tanda Kecakapan Umum (TKU) Penegak Bantara. SKU Penegak



Pelantikan Bantara ini ditutup dengan pemberian hadiah kepada sangga terbaik. Untuk sangga yang terbaik yaitu sangga penegas 3. Kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah serta foto bersama. (HG44/Mishwa Calista Meli/Muh Ibrahim Musa).

Pati, Harianguru.com - Dalam rangka merayakan peringatan Hari Kartini 2018, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jamaah Pasrah (JAPA) Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah, Sabtu (21/4/2018) menggelar upacara dan perayaan Hari Kartini.

"Temanya di tahun ini adalah 'Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kualitas Keluarga dalam Meningkatkan Pendidikan Karakter Generasi Penerus Bangsa," kata Minanurrohman Kepala SMK JAPA.

Dijelaskannya, keluarga menjadi bagian penting untuk menanamkan pendidikan karakter. Oleh karena itu, fokus pendidikan tidak hanya dari sekolah, namun juga ditentukan dalam keluarga.

Dalam upacara itu, diikuti segenap dewan guru dan siswa-siswi SMK Japa. Mereka tampak mengenakan sejumlah baju khas daerah. (Hg33/hms).

Temanggung, Harianguru.com - Sesuai dengan tema besar KKN STAINU Temanggung tahun 2018 ini, tim KKN STAINU Temanggung tahun 2018 di Desa Tawangsari, Kecamatan Kemloko, Temanggung kini menyasar program pembentukan kepengurusan TPQ sekaligus takmir masjid,

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Sabtu (21/4/2018) pukul 19.00 - 22.00 WIB di Dusun Jogopati, Tawangsari, Tembarak, Temanggung.

Kegiatan tersebut di hadiri dari berbagai macam elemen masyarakat dari tingkat remaja , tokoh masyarakat, aparatur pemerintah dan perwakilan warga, sekaligus tim KKN STAINU Temanggung.

Kegiatan ini di laksanakan melihat dari permintaan masyarakat akan kebutuhan dengan hal tersebut.
Acara ini terlaksana dengan lancar .

Kegiatan ini di buka secara langsung Kepala Dusun kemudian sambutan dari shohibul bait/ kediaman Rumah yaitu bapak Kepala TPQ Muhyidin. "Saya berharap segera mendapatkan bukti dan integritas secara formal dari pihak lembaga yang berwenang. Masyarakat sangat bangga dan berharap penuh atas adanya KKN," kata dia.

Sementara itu, Almaksirun sebagai Kordes KKN di Desa Tawangsari sebagai fasilitator dalam pembentukan instruktural TPQ dan takmir masjid, menjadikan akan pentingnya struktural atau kepengurusan dalam sebuah lembaga.

Kemudian di situ, Almaksirun mewakili  dari tim KKN STAINU Temanggung juga menyampaikan, akan ada tindak lanjut dari kegiatan tersebut  yaitu tentang pendampingan secara  administrasi yang nantinya agar dapat segera terbit ID bagi masjid dan piagan statistik bagi TPQ sekaligus SK takmir.

Hal ini akan dilaksanakan secara beberapa kali, ujar almaksirun kordes KKN Tawangsari. Kemudian akan keberhasilan akan output yang di harapkan TPQ dan takmir sekaligus masjid di harapkan segera mendapat bukti legalitas secara formal dari pihak dari lembaga yang berwenang. (Hg33/hms).

Temanggung, Harianguru.com - Hari Kartini merupakan peringatan hari lahir Raden Ajeng Kartini yang mempertahankan emansipasi wanita pada eranya semasa masih muda. Seperti yang disampaikan oleh Titik Setyaningsih selaku Kepala Sekolah SDN Drono Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung pada saat upacara pembukaan memperingati hari Kartini.

“Semoga dengan peringatan ini (hari Kartini) dapat memunculkan generasi muda Kartini yang selalu mempertahan kan emansipasi wanita untuk seluruh wanita di Indonesia tercinta ini” ujar wanita hebat tersebut, Sabtu (21/4/2018) yang dilanjutkan dengan pembacaan sejarah RA. Kartini mulai dari kecil sampai masa dewasa disertakan dengan indentitasnya.

Serangkaiaan acara dalam peringatan Hari Kartini ini, adalah dengan upacara dilanjutkan dengan gerak jalan atau kirab mengelilingi desa dengan berpenampilan menggunakan baju adat. Setelah kirab mengelilingi desa dilanjutkan dengan fashion show yang dibagi menjadi dua klaster. Klaster pertama lombanya berpasangan dan yang kedua adalah individu. Peserta merupakan perwakilan dari masing-masing kelas mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.

Penilaian dari lomba fashion show meliputi keserasian pakaian dan juga pengetahuan tentang Kartini. Penghujung acara ditutup dengan pembacaan para pemenang lomba fashion show. Klaster pertama atau lomba berpasangan diambil dari juara satu sampai juara tiga.

Andin dan Reva siswa kelas 2 mendapatkan juara satu dilanjutkan juara dua oleh Vita dan Nenat siswa kelas 4, terakhir sebagai juara tiga dimenangkan oleh Joko dan Sifa selaku siswa kelas 5. Adapun lomba individu, juara satu di menangkan oleh Andien disusul oleh Joko selaku juara dua dan terakhir sebagai juara tiga dipegang Nenat.

Kegiatan lain yang menyemarakkan peringatan hari Kartini adalah lomba kur dengan menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini. Peserta pada lomba ini adalah perwakilan kelas dan hasil kejuaraannya di pegang kelas 5.

Sara Devi Lukita salah satu koordinator kegiatan menyampaikan “agar anak muda masa kini lebih mengenal sejarah Indonesia pada umumnya dan pada RA. Kartini pada khususnya” pada sela-sela kegiatan. Disambung oleh mahasiswi semester 8 tersebut “selain mengingatkan sejarah tentang RA. Kartini juga memiliki tujuan untuk uri-uri budaya jawa. Jangan sampai kebudayaan jawa yang santun ini hilang begitu saja karena realita yang ada sekarang ini banyak yang bilang bahwa wong jowo ilang jowone (orang jawa hilang jawanya)’.

Terakhir dalam wawancaranya, selain memiliki tujuan tersebut juga sebagai program kerja mahasiswa KKN dari STAINU Temanggung sebagai bukti nyata dalam kemasyarakatan maupun sosial untuk menjalin tali silaturahim antara mahasiswa dan juga masyarakat sekitar. (Red-HS33/ Wahyu Egi Widayat).

Temanggung, Harianguru.com - Dalam rangka merayakan Hari Kartini 2018, MI Nurul Ummah Tawangsari, Tembarak, Temanggung berkerjasama dengan tim KKN STAINU Temanggung menggelar sejumlah kegiatan, Sabtu (21/4/2018).

Dijelaskan Kepala MI Nurul Ummah Tawangsari, bahwa pihaknya bersama tim, menyiapkan peluru bagi bangsa untuk negeri yang cinta akan NKRI dan faham akan sejarah Kartini.

"Kartini merupakan santri putri yang kuat dan beriman, beliau merupakan putri dari Asyiroh dan Bupati Jepara. Kartini merupakan murid dari KH. Sholeh Darat Semarang," bebernya.

Melalui kegiatan ini Almaksirun Koordinator KKN STAINU Temanggung di Desa Tawangsari juga menyapaikan pentingnya paham akan sejarah dan semangat untuk mengikuti uswah dari beliau Raden Ajeng Kartini.

Peringatan acara tersebut dilaksanakan mulai tanggal 21 April 2018,  26 April 2018, dan tepat 26 April 2018 nanti, tim KKN STAINU melaksanakan beberapa perlombaan, salah satunya kuis tebak sejarah Kartini, dan korsi joget.

Kegiatan tersebut dilaksanakan menjadi salah satu bukti kedekatan tim KKN STAINU Temanggung dengan warga dan sekolah. (hg33/hms).

Panelis bersama finalis Duta STAINU Temanggung
Temanggung, Harianguru.com - Pemilihan Duta Mahasiswa STAINU Temanggung tahun 2018, secara resmi diikuti puluhan mahasiswa-mahasiswi STAINU Temanggung, yang hari ini Sabtu (21/4/2018) berhasil maju ke babak final sebanyak enam orang. Pemilihan Duta Mahasiswa STAINU Temanggung ini digelar dalam rangka Dies Natalis STAINU Temanggung ke-48 yang sudah melalui tahap seleksi ketat.

Yeni Ervina Koordinator Duta Mahasiswa STAINU Temanggung menjelaskan dalam pemilihan ini ada tiga model dan tahapan pemilihan. Pertama, pendaftaran teknis syarat administratif. Dari aspek pendidikan-pengajaran dibuktikan dengan KTM, foto, hasil studi dan IPK. "Kemudian juga syarat bidang penelitian dengan bukti karya ilmiah/tulisan di media dan aspek pengabdian masyarakat dengan bukti sertifikat, SK kepengurusan atau keaktifan di dalam dan luar kampus," kata dia di aula lantai 3 STAINU Temanggung di sela-sela acara.

Kedua, seleksi internal panitia untuk menetukan finalis dan ketiga adalah presentasi yang berlangsung hari ini yang diikuti enam finalis, Sabtu (21/4/2018). Keenam finalis itu dari beberapa prodi yang sudah didaulat untuk maju ke babak final.

Dalam presentasi, para finalis yang berjumlah enam itu diberi pertanyaan seputar tiga hal. Mulai dari aspek kemahasiswaan, organisasi, aspek bahasa dan attitude, serta aspek akademik atau wawasan mahasiswa tentang pandangan Islam, nasionalisme, kebhinekaan dan ke NU an.

Panitia mendapuk tiga penelis, yaitu Kholilurrohman Wisudawan Terbaik STAINU Temanggung 2018, Khamim Saifuddin Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) dan Effi Wahyuningsih Ketua Lembaga Bahasa Asing (LBA) STAINU Temanggung.

Duta Mahasiswa ini menurut dia adalah perwakilan mahasiswa dan mahasiswi yang memiliki keunggulan lebih. Mulai dari bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, sampai pada promosi budaya lokal, dan ikon mahasiswa yang memiliki keunggulan Bahasa Jawa, Indonesia, Arab dan Inggris.

Tugas mereka, kata Yeni, ke depan menjadi brand mahasiwa STAINU Temanggung untuk ajang promosi di bidang akademik, bahasa, bahkan budaya lokal di Jawa Tengah. Mereka, pada puncak acara Dies Natalis STAINU Temanggung besuk akan diberi selempang, sertifikat dan Piala Ketua STAINU Temanggung.

Dalam kesempatan itu, Khamim salah satu panelis menegaskan bahwa salah satu tugas Duta Mahasiswa adalah megampanyekan Islam Nusantara sebagai tipologi Islam di negeri ini. Maka mahasiswa yang dinobatkan sebagai juara harus bisa menjadi ikon promosi Islam yang ramah, toleran, nasionalis, pancasilais dan mampu membentengi Islam, ulama, NU, NKRI dari radikalisme.

Sementara itu, Yasin Presiden BEM STAINU Temanggung sebagai pelaksana teknis menegaskan bahwa pemilihan Duta Mahasiswa STAINU itu termasuk dari bagian rangkaian Dies Natalis STAINU Temanggung tahun ini. "Kemarin sudah ada lomba di bidang olahraga. Hari ini pemilihan duta, besuk ada festival rebana dan pameran. Terakhir, besuk Senin (23/4/2018) akan ada seminar tentanh literasi dan sebagai puncak acara Dies Natalis STAINU Temanggung," ujar dia. (HG44/HI).

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget