Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Soal Ujian Nasional 2016 Akan Dikupas Guru Wonosobo

Kadisdikbudpora Kabupaten Wonosobo Samsul Maarif (kiri). 
Wonosobo, Harian Guru – Soal Ujian Nasional (UN) 2016 akan dikupas para guru di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Hal itu dalam rangka menyambut UN 2016 yang mengharuskan para elemen pendidikan di Wonosobo untuk melakukan berbagai cara.

Baca juga: Lowongan CPNS 2015 Liar Disemprot Kemenpan RB.

Tidak sekadar siswa atau pelajar saja, akan tetapi juga seluruh elemen pendidikan. Tujuannya adalah untuk mencapai angka kelulusan 100 persen dengan nilai yang memuaskan dan tentu membanggakan.

Hal itu juga termasuk di dalamnya adalah usaha guru-guru yang tergabung dalam Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Wonosobo yang menggelar workshop Bedah Standar Kompetensi Lulusan (SKL) UN SMP  di SMPN 2 Wonosobo, kemarin di Wonosobo.

Pada kesempatan tersebut, para Pengurus MKKS bersama sama dengan para peserta membedah SKL beserta indikatornya. dan mencoba melakukan analisa SKL dan sejumlah soal - soal pengayaan dan didampingi pemateri dari LPMP Jakarta yang jauh-jauh ke Wonosobo.

Di sisi lain, peserta juga diajak sharing terkait trik-trik menjawab soal dengan metode yang cepat, mudah dan tentunya tepat. Hal ini dilakukan karena dalam mengerjakan soal-soal UN, siswa tidak hanya berorientasi pada ketepatan semata.

Akan tetapi juga ketepatan waktu yang telah ditentukan dengan waktu dalam pengerjaan juga harus tercapai. Dengan begitu, guru diharapkan lebih mantap mempersiapkan siswanya dalam memecahkan soal-soal UN.

“Hasilnya untuk membekali guru-guru mapel  un dan  mengetahui prediksi soal UN tahun 2016. Serta berusaha untuk meningkatkan nilai rata-rata hasil UN,” terang  panitia bedah SKL MKKS SMP, H. Slamet Riyadi disela-sela workshop bedah SKL, kemarin.

Dikatakannya, guru harus lebih teliti dalam membaca dan menganalisa setiap butiran soal, terutama soal-soal dari esai/wacana/teks yang panjang.

Kemudian, keterangan waktu juga harus diteliti. Terkadang tidak tertera dengan keterangan yang tertulis lugas, tapi bisa dikenali dengan struktur kalimatnya.

“Bekal yang diberikan kepada guru berupa materi yang sesuai dengan standar kelulusan (SKL) dan kisi-kisi UN yang akan dikembangkan melalui kegiatan MGMP dan try out,” ungkap dia.

Di sisi lain, waspada dalam menjawab soal-soal yang banyak membuat para siswa ragu-ragu menjawabnya. Hal itu tentunya bisa disiasati dengan banyaknya berlatih agar dapat mengenali karakter soal, dari setiap soal dan kata-kata kunci tentunya harus lebih banyak dikenali dan dicermati.

Dalam kesempatan worskshop bedah SKL dibuka langsung oleh Kadisdikbudpora Kabupaten Wonosobo Samsul Maarif dan diisi oleh pemateri dari LPMP Jakarta yang datang menyempatkan diri ke Wonosobo. (Red-HG02/Foto: Jamil/Harian Guru).

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget