Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Wow, Mulai 2016 Gaji GTT PTT Kota Semarang 1,9 Juta

Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak tetap (PTT) Kota Semarang bisa bernapas lega. Pasalnya, mulai Januari 2016 gaji GTT PTT Kota Semarang 1,9 Juta. Hal ini cukup mencengangkan bagi rekan-rekan GTT PTT yang selama ini kurang mendapat berhatian khusus.

Keputusan rapat Badan Anggaran DPRD Kota Semarang menyetujui anggaran kurang lebih 26 Miliar untuk alokasi gaji GTT PTT 2016. Ini bukanlah jumlah yang kecil untuk tingkat kota Semarang. Namun pemerintah kota Semarang sangat menyadari peran serta GTT PTT yang telah bertahun-tahun mengabdikan diri di instansi masing-masing. Bahkan tidak sedikit yang melaksanakan tugas pokok fungsi sama layaknya seorang PNS. Tapi dari segi kesejahteraan, kondisi bernding terbalik. Justru mereka yang lebih bekerja keras atau bisa dikatakan sebagai bahan “kalahan” justru tidak mendapatkan perlakuan yang layak.

Dengan ditingkatkannya kesejahteraan GTT PTT 2016, diharapkan meningkat pula kualitas kinerja mereka. Di tengah-tengah kegiatan Bakti Sosial, Hendrar Pribadi juga mengungkapkan akan memperjuangkan pengangkatan PNS bagi seluruh GTT PTT di kota Semarang. Hal ini tentu disambut dengan sangat baik oleh GTT PTT yang selama ini telah berjuang dan bersabar dalam menjalankan tugas.

Alokasi anggaran pendidikan pada tahun 2016 memang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pasalnya anggaran mengalami kenaikan sekitar 14,9 miliar per tahun. Kenaikan itu tentunya tidak terlepas dari kegigihan para anggota dewan untuk memperjuangkan anggaran pendidikan 2016. 

Mutu pendidikan memang harus selalu ditingkatkan. Salah satu ciri pendidikan yang berhasil adalah sejahtera pendidiknya. Kesejahteraan pendidik sedikit banyak berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pendidik yang sejahtera dalam profesinya akan lebih fokus dalam menjalankan tugas. 

Fenomena in dapat dibuktikan dengan guru yang berpenghasilan 200 ribu per bulan dengan 3.000.000 per bulan. Guru dengan penghasilan 200 ribu per bulan sedikit banyak akan berusaha mencari jalan untuk mendapatkan tambahan pemasukan setiap bulannya. Di sela-sela pembelajaran guru tersebut akan terpecah konsentrasinya . Dua pemikiran dalam satu waktu yang bersamaan tentunya akan mempengaruhi kinerja selama jam kerja.

Berbeda dengan guru dengan penghasilan 3.000.000 per bulan. Dalam menjalankan tugas, ia tidak disibukkan menyiapkan berbagai alat untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Guru tersebut telah merasa nyaman dan dapat fokus mendidik murid-muridnya dalam kualitas waktu yang baik.

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget