Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Sekularisasi Kekuasaan Negara

Oleh Choirul Anam Khomeini

Kekuasaan negara yang terlalu besar menimbulkan ketakutan terhadap kemungkinan penyalah gunaan kekuasaan tersebut. Di Eropa,keraguan orang terhadap kekuasaan yang berlebihan ini muncul pada tahun 1517, ketika Marthin Luther melakukan kritik terhadap kekuasaan gereja.

Luther menuduh bahwa Gereja telah menyelenggarakan kekuasaannya untuk memperoleh kekayaan dan kekuasaan duniawi. Ini adalah akibat dari kekuasaan yang tidak terkontrol. Dalam waktu yang tidak terlalu lama,kritik Luther mendapatkan sambutan. Kritik kritik yang dilontarkan ini kemudian menjadi makin meluas. Sementara Luther sendiri kemudian mulai menyerang kedaulatan negara,yang erat terkait dengan kekuasaan gereja. Dia mulai berbicara tentang hak warga untuk berontak,dan menyatakan bahwa kaum kristen boleh membela diri terhadap pemerintah yang sewenang wenang. Jika kaisar melanggar undang undang rakyat tak usah mematuhinya lagi.


Pikiran pikiran perlawanan ini kemudian dikembangkan oleh para pemikir yang kemudian dikenal dengan nama "Monarchomacha", artinya kaum pembantah raja. Kelompok yang berkembang pada akhir abad ke 16 ini,seperti halnya Luther,mula mula mendasarkan dirinya pada kritik kritik yang memakai kaidah kaidah agama kristen.


Pikiran ini kemudian makin berkembang. Kaum Monarchomacha yang muncul belakangan tidak lagi membatasi diri pada kaidah kaidah agama saja sebagai dasar perlawanannya,tetapi mereka kemudian mulai bicara tentang hak hak rakyat. Pertanyaan yang mereka ajukan sekarang adalah : Dapatkah warga melawan rajanya,kalau raja tersebut melakukan penindasan terhadap rakyatnya? Dengan pertanyaan ini dimulailah proses sekularisasi kekuasaan negara.


-Penulis adalah mantan Presiden DEMA UIN Walisongo Semarang.
Label:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget