Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Mengembalikan Fungsi Pendidikan

Oleh Robithotul Husna
Penulis adalah Wakil Bendahara Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Jawa Tengah (IKPM JATENG)

Pendidikan merupakan hak seluruh warga Indonesia, proses untuk menciptakan pengetahuan dari ketidaktahuan. Hakikatnya, pendidikan dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Berdasarkan fungsi utama pendidikan, keluarga merupakan pendidikan pertama yang dialami oleh setiapa insan. Rasa ingin tahu dari masing-masing individu memperjelas pentingnya pendidikan dalam mengarahkan dan menciptakan insan yang cerdas dan berkarakter.

Hari ini, fungsi utama keluarga dalam membentuk karakter secara menyeluruh telah dilupakan. Masyarakat melepas fungsi tersebut dan lebih mempercayakan fungsi tersebut kepada lembaga formal pendidikan. Sebut saja sekolah, di sekolah etika maupun moral tidak diajarkan secara menyeluruh. Orientasi yang tercipta adalah menciptakan insan yang pintar tanpa memperhatikan karakter yang terbentuk. Hasilnya hal menyimpang seperti mencontek menjadi hal yang lazim dilakukan dan menjadi budaya.

Lembaga formal pendidikan yang di gaungkan untuk menciptakan pendidikan yang lebih baik, saat ini hanya mempersempit pendidikan itu sendiri. Seseorang di anggap pintar jika telah menempuh pendidikan dan berkecimpung pada lembaga pendidikan yang mempunyai brand dan terkenal. Proses dalam belajar tidak diindahkan lagi, yang terpenting disini adalah hasil. Cara yang digunakan untuk mencapai hasil itu pun tidak penting lagi.

Asal mempunyai kedudukan yang ternama itu cukup. Bukan kah itu jauh dari hakikat pendidikan? Sekolah pada saat ini hanya sebagai lembaga yang ibarat kata sebagai lembaga pengecer Ilmu Pengetahuan. Ilmu pengetahuan sudah dianggap tidak penting lagi, di ecer dimana pun dan tidak diindahkan lagi. Gadget yang mempermudah dalam mengakses pendidikan telah mninabobokan setiap orang. Kompetensi kependidikan yang menjadi acuan untuk memberikan pendidikan tidak dihiraukan lagi.

Pendidik hanya memperhatikan siswa agar siswa tahu tidak memahamkannya. Oleh karena itu, banyak lembaga semi formal seperti sekolah alam, qarriyah tayyibah yang didirikan untuk menciptakan suasana pendidkan yang tidak menjenuhkan dan mengembalikan konsep pendidikan itu sendiri.

Label:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget