Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Pengasuh Ponpes Hidayatul Qur'an Beri Buku Kaliwungu Buminya Para Kiai pada Direktur Formaci

Gus R. Muh Tommy Fadlurohman Alhafiz Pengasuh Ponpes Hidayatul Quran Kaliwungu, Kendal (kanan) saat menyerahkan buku pada Hamidulloh Ibda (kiri).
Kendal, Harianguru.com -  Gus R. Muh Tommy Fadlurohman Alhafiz Pengasuh Ponpes Hidayatul Quran Kaliwungu, Kendal, memberikan buku berjudul "Kaliwungu Buminya Para Kiai, Kisah-kisah Para Ulama' Kaliwungu Sejak Abad 15" kepada Hamidulloh Ibda, Direktur Utama Formaci, Minggu (23/7/2017).

Buku terbitan Ladang Kata itu diberikan usai Bedah Buku dan Ngaji Jurnalistik yang digelar di aula Pondok Pesantren Hidayatul Quran Kendal. "Sebenarnya tahun 2015 saya juga menulis buku untuk mahar nikah saat itu," ujar Gus R. Muh Tommy Fadlurohman.

Hal itu diungkapkan di sela-sela pelatihan karena mendengar cerita Hamidulloh Ibda memberikan mahar nikah berupa buku Stop Pacaran Ayo Nikah pada 2014 silam.

Bedah Buku dan Ngaji Jurnalistik di Aula Ponpes Hidayatul Quran, Jalan K.H. Asyari No.31 Desa Krajan Kulon, Kaliwungu, Kendal pada Minggu 23 Juli 2017 ini dihadiri puluhan  santriwan-santriwati Ponpes Hidayatul Quran, rekan-rekanita IPNU-IPPNU Kendal, perwakilan Ansor, juga para pendekar Harimau Putih dan Pagar Nusa Kendal.

Buku setebal 155 itu, merupakan buku yang berisi kisah-kisah para kiai, ulama asli Kaliwungu, Kendal yang selama ini dikenal sebagai Kota Santri. Buktinya, banyak pondok pesantren di Kaliwungu berdiri hingga era 21 ini.

Sementara itu, Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa buku merupakan literatur yang harus dijaga selain Alquran, kitab kuning, majalah maupun koran. "Makanya, pesan inti dari pelatihan ini adalah Sing Penting Nulis terus," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Hamidulloh Ibda juga memberikan buku "Sing Penting NUlis Terus, Panduan Praktis Menulis Artikel dan Esai di Koran" sebagai karya keempatnya. Sebelumnya, pria asli Pati tersebut telah menulis buku Demokrasi Setengah Hati terbitan Kalam Nusantara, lalu Stop Pacaran Ayo Nikah terbitan Lintang Rasi Aksara Books dan Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner? terbitan Kalam Nusantara. (Red-HG88/Dul).
Label:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget