Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Mau Jadi Guru PAUD, Syaratnya Anda Harus Kantongi Ijazah S1

Ilustrasi; suasana perkuliahan di STAINU Temanggung
Temanggung, Harianguru.com – Semua guru jenjang PAUD, TK, maupun RA di wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya minimal memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1). Hal itu sesuai dengan amanat dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) dan juga Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007 membahas tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru.

“Ini kan aturan lama, jadi seharusnya memang sejak dulu semua guru PAUD atau TK di Temanggung khususnya, harus minimal sarjana,” ujar Husna Nashihin, dosen Prodi PIAUD STAINU Temanggung, Jumat (29/9/2017).

Hal itu ia jelaskan dalam perayaan Hari Sarjana Nasional yang diperingati pada Jumat 29 September 2017 ini. Menurutnya, banyaknya PAUD atau TK di Temanggung menjadi sinyal positif untuk kemajuan pendidikan dan penguatan SDM di Kota Tembakau ini.

Berdasarkan data yang terdapat pada situs Kemendikbud, saat ini di Kabupaten Temanggung terdapat 779 lembaga pra-sekolah yang terdiri dari TK, RA, KB, maupun TPA yang tersebar di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Temanggung. Hal ini, menurut Husna, mengindikasikan pentingnya sebuah prodi PAUD yang menjembatani calon guru PAUD/TK untuk memenuhi standar kualifikasi S1 tersebut.
“STAINU Temanggung telah resmi membuka Prodi PIAUD. Lulusan Prodi PIAUD ini bisa mengajar di PAUD maupun PIAUD yang ada di Temanggung karena  juga memiliki nilai plus, yaitu adanya pendidikan Islam di dalamnya,” lanjut dia.

Menurut dia, saat ini masih banyak guru yang mengajar pada lembaga pendidikan pra sekolah di Kabupaten Temanggung, khususnya PAUD masih belum memiliki standar kualifikasi pendidikan S1 PAUD. “Hal ini menjadi sangat penting untuk diperhatikan oleh guru PAUD karena untuk penjenjangan karir berupa sertifikasi guru (sergur) harus ditempuh dengan persyaratan kualifikasi pendidikan S1. Di samping juga dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada usia anak tahap pra-sekolah,” papar lulusan Pascasarjana UIN Jogja itu.

Pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran pada PAUD ini, kata dia, semakin nyata ketika kita berkiblat pada pendidikan di negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika yang sudah mewajibkan pendidikan pra-sekolah. “Di negara tersebut, anak usia 3 tahun sudah diwajibkan mengenyam pendidikan pra-sekolah. Hal ini tentunya juga diimbangi dengan kualitas pendidikan pra-sekolah dengan sudah diwajibkannya kualifikasi guru pra-sekolah memiliki gelar S1,” papar dia.

Husna menambahkan, eyang sepuh pendidikan kita di Barat seperti Martin Luther, Rousseau, dan Pestalozzi sudah mengawali teori  pendidikan pra-sekolah dengan  sangat baik, kita sebagai bangsa Indonesia harusnya bisa memaknai positif itu. “Kalau di negara-negara maju saja sudah mengawali, sudah saatnya Pemerintah Indonesia berani mewajibkan pendidikan anak mulai usia 3 tahun lewat PAUD. Syukur-syukur pemerintah berani memberikan fasilitas lebih bagi lembaga dan guru pra-sekolah ini karena tugasnya yang berat sebagai fondasi utama bagi anak, misalnya jadikan mereka semua PNS,” ungkapnya. (Red-HG88/HI).

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget