Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Jadi Pusat Kelapa Kopyor, Turis Afganistan Diajak Keliling Desa Ngagel Naik Dokar

Pati, Harianguru.com - Desa Ngagel dan Alasdowo merupakan desa yang berada di Kecamatan Dukuhseti Pati, Jawa Tengah. Banyak sekali potensi desa yang bisa dikembangkan, salah satunya adalah kepala kopyor.

Oleh karena itu, usai sharing pengalaman berbicara bahasa Inggris saat kegiatan Holiday Smart Program (HSP), Ahmad Khoirul Anwar mengajak foreigner dari Afganistan mengelilingi desa Ngagel dengan menaiki dokar.
Mereka bernama Miss. Ruqiya Azizi dan Miss. Farhana Frahmand sekaligus mahasiswa Unwahas Semarang.

kedua turis tersebut tampak senang karena baru pertama kalinya menaiki dokar. Disela-sela perjalanan, Study Unwahas menikmati keasrian tumbuhan hijau. Tak hanya itu, Study Unwahas juga dikenalkan kuliner unggulan daerah Dukuhseti. Salah satunya kuliner produk kelapa kopyor yang berada di desa Ngagel, kemarin Kamis (28/12/2017).

Bapak Wawan, pemilik bibit kelapa kopyor menjelaskan bahwa kelapa kopyor berbeda dengan kelapa biasanya. "Kelapa kopyor lebih dominan dagingnya hancur. Jadi wajarlah kalau harganya agak mahal". Kutipnya saat berbicara sama Miss. Farhana Azizi.

Sekitar 2500 kelapa kopyor yang dimiliki tiap harinya terjual dibeberapa daerah. Misalnya Surabaya, Semarang dan lain-lain. "Woow,, sebanyak itu pak?. Terus pohonnya dari mana saja?". Tanyanya Miss. Ruqiya Azizi dengan tajub.

Pemilik bibit menjawab bahwa ia mempunyai beberapa cabang penanamannya. Semua pertanyaan dari turispun dijawab santai oleh dia. Tidak ketinggalan pak Wawan juga menyediakan untuk mencicipi kelapa kopyor.

"Coconut kopyor in Ngagel village was steady and the first time I tasted it. I say many thanks to Mr. Wawan. Hopefully coconut kopyornya continue to increase and known to many people". Kata Miss. Ruqiya Azizi usai diberi oleh-oleh kelapa kopyor.

Kak Uul, pendamping juga sekaligus Fotografer mengatakan bahwa kedatangan turis di Pati sangat mengapresiasi untuk lebih beredukasi. (HG33/Vina Flavicans/Fotografer : Uul Whe Lix).
Label:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget