Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Loyalitas Premium Guru Dan Peran Kepala Sekolah


Oleh Lilik Puji Rahayu, S.Pd., M.Pd
Penulis Merupakan Guru SD Supriyadi Semarang

“Guru adalah sebuah profesi yang menuntut keahlian, tanggung jawab, dan kesetiaan. Ketika guru berhenti memperbaiki dan meningkatkan kualitasnya, maka ketika itu juga tingkat pengaruh guru terhadap siswa menurun. Kunci utama pendidikan tergantung pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) guru. Untuk mendapatkan guru-guru yang berkulitas, manajemen sekolah menjadi pintu utama. Sedangkan untuk menghasilkan manajemen sekolah yang mumpuni, maka kepala sekolah menjadi faktor kuncinya.”

Pada Undang-undang No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (pasal 1, butir 1), menyebutkan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Peran guru dalam kondisi tertentu bahkan melebihi peranan kurikulum dan sarana-prasarana. Sehingga untuk menghasilkan output pendidikan yang berkemajuan, mutlak dibutuhkan pembenahan kualitas dan kapasitas guru di sekolah. Seorang guru memiliki pengaruh yang sangat besar dalam menentukan prestasi dan keberhasilan siswa. Oleh karena itu guru semestinya tidak pernah berhenti untuk belajar. 

Di dalam sebuah institusi pendidikan, guru merupakan pioner terpenting. Menjadi guru merupakan sebuah panggilan jiwa. Guru adalah representasi kemuliaan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui proses pendidikan. Pahlawan tanpa tanda jasa yang tersemat padanya, tidak cukup untuk dijadikan sebagai tolak ukur dalam menghargai jasa-jasa yang telah dilakukan demi mencetak generasi bangsa yang berkarakter mulia.

Saat ini, tugas dan tuntutan guru telah berubah. Para guru harus bisa menyesuaikan dan memenuhi tuntutan kebutuhan siswa abad ke-21, yang meliputi aspek berpikir kritis, kemampuan merumuskan, memecahkan masalah, kreatif dan inovatif, skill berkomunikasi, dan penguasaan Informasi dan Teknologi (IT). Seorang guru memiliki tanggung jawab besar bagi pendidikan nasional, dimana tidak hanya terkait dengan prestasi belajar namun juga keberhasilan siswa dalam kehidupannya sebagai hasil pendidikan. Guru merupakan orang tua kedua siswa, yang menjadi penuntun dan panutan sikap serta emosional siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Loyalitas Profesi
Dalam proses belajar mengajar seorang guru tak hanya menilai prestasi belajar siswa, akan tetapi seorang guru difungsikan sebagai teladan yang mampu melahirkan generasi muda yang memiliki karakter yang merujuk pada moralitas, integritas, serta loyalitas.

Dalam Kamus Bahasa Indonesia, ada beberapa  sinonim kata yang menjelaskan makna dari kata loyalitas, antara lain adalah, Kesetiaan, Kepatuhan, Ketaatan, Komitmen dan Pengorbanan. Dalam konteks profesi, loyalitas lebih dekat padanannya dengan ‘Ketaatan’, karena memang kata ‘Ketaatan’ lebih tepat kalau dipadupadankan dengan kata profesi. Jadi makna yang terkandung dalam "Loyalitas Profesi" adalah ketaatan pada profesi yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan siap rela berkorban demi pengabdian pada profesi.

Loyalitas premium guru, diwujudkan dengan perilaku guru taat menjalankan tugas dengan tulus ikhlas tanpa pamrih, guru tidak hanya terjebak dalam ruang kelas dengan rutinitas mengajar lalu mengutak-atik sederet nilai, melainkan juga memperhatikan setiap perkembangan motivasi, emosional dan karakter tiap individu siswa. Loyalitas premium guru bukan hanya persoalan manajemen kedisiplinan dan peningkatan kualitas diri guru melainkan kesadaran akan filosofi dasar pendidikan yang tercermin secara langsung dari ucapan, perilaku, karakter, dan tindakan guru dalam keseharian.

Peran Kepala Sekolah
Lalu apa yang harus dilakukan kepala sekolah sebagai pemimpin yang membawahi para guru agar menghasilkan guru dengan loyalitas premium?

Pertama, memberikan teladan mengenai arti dari loyalitas dalam bentuk perilaku nyata baik dalam masalah keuangan, keadilan, maupun membantu kesulitan guru dalam administrasi pendidikan tanpa pamrih sehingga guru pun merasa bahwa loyalitas dan dedikasi yang tidak hanya sekedar kewajiban namun bagian dari sistem pelayanan dan esensi dari seorang pendidik.

Kedua, mampu menjadi mentor dan motivator agar guru mampu meningkatkan layanan pendidikan menjadi sebuah emotional attachment terhadap kepentingan terbaik siswa. Keteladanan kepala sekolah dalam memperjuangkan prestasi serta kebutuhan belajar siswa harus dapat dilihat sebagai contoh menyenangkan bagi guru.

Ketiga, membangun team yang solid terutama menciptakan tumbuhnya sense of ownership guna menghadapi tantangan yang dihadapi bersama. Dengan melakukan berbagai kegiatan bersama dengan diselingi memasukkan nilai-nilai pendidikan akan semakin meningkatkan keeratan hubungan dalam tim.

Keempat, menjadi fasilitator untuk memfasilitasi ide-ide kreatif dari setiap guru dan mempertimbangkannya dengan menjadikannya program kegiatan pembelajaran yang berpotensi meningkatkan life skill siswa.

Semangat juang guru sebagai orang yang memiliki loyalitas premium sering kita dapatkan setiap harinya di lingkungan pendidikan. Dalam setiap proses pendidikan di sekolah guru-guru selalu berpesan “Tekunlah belajar, Nak, kelak jadilah orang yang berhasil lebih dari bapak dan ibu guru”. Pesan-pesan demikian menyiratkan bahwa kebanggaan seorang guru adalah ketika melihat siswa-siswanya berhasil, melebihi keberhasilan dari gurunya.

Atas dasar butir-butir pemikiran di atas tidak perlu diragukan lagi bahwa pekerjaan sebagai guru adalah satu jenis loyalitas profesi. Dengan dasar itu pula bisa ditumbuhkan hal-hal mendasar untuk mendukung keberadaan profesi guru dan citra guru sebagai pendidik yang taat pada pekerjaan. Yang paling penting sebagai muaranya adalah berkembangnya rasa “loyalitas profesi” sebagai seorang guru yang taat pada profesi, penuh bertanggung jawab dan siap berkorban demi pengabdiannya pada pendidikan. (*)

Label:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget