Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Membangun Citra Sekolah Lewat Medsos

Ilustrasi

Oleh Lilik Puji Rahayu, S.Pd., M.Pd
Penulis merupakan Guru SD Supriyadi Semarang, Alumni Pascasarjana UNNES

Di era banjir media sosial (medsos) saat ini, siapa pun mempunyai kesempatan yang sama dalam membuat, melihat dan juga menanggapi sebuah informasi. Siapa pun yang terhubung dalam jejaring ini mampu berinteraksi secara dua arah. Saling berbagi informasi saat ini menjadi hal yang sangat mudah. Semakin banyak orang berinteraksi memungkinkan terjadinya komunikasi antar satu sama lainnya. Chat atau ngobrol dalam bentuk teks, gambar ataupun video call saat ini adalah bentuk komunikasi modern yang tengah digandrungi.

Internet dan Media Sosial adalah dua buah kata yang sudah sangat lekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Berdasarkan penelitian yang dilakukan We Are Social, sebuah perusahaan riset dan pemasaran yang berasal dari Singapura, pengguna internet aktif di Indonesia, terhitung sejak Januari 2014 tercatat sebanyak 72.700.000 orang. Sebanyak 98% dari pengguna internet memiliki akun media sosial dan 79% aktif mengakses akun media sosial mereka dalam kurun waktu 1 bulan terakhir.

Sebuah lembaga pendidikan harus menjadikan medsos sebagai partner dalam menyampaikan informasi mengenai lembaganya ke khalayak umum. Sekolah wajib membangun citra positif di mata masyarakat. Citra positif harus terus dibangun, dengan jalan menorehkan berbagai macam prestasi baik akademik ataupun non-akademik. Satu hal yang penting saat torehan prestasi tersebut diperoleh, wajib untuk diketahui oleh customer pendidikan itu sendiri melalui media, istilah sekarang di sebutkan dengan ‘viral’. Sampaikan dan beritakan berbagai macam hal yang bersifat baik dan dimiliki oleh sekolah. Hal ini akan menjadi nilai tersendiri, asalkan jangan sampai memberitakan berita bohong atau hoax.

Penyampaian informasi yang positif ini menjadi saluran untuk lembaga pendidikan dalam memberitahukan segala macam aktifitas yang membanggakan yang perlu diketahui oleh masyarakat luas. Hal ini menjadi sebuah budaya komunikasi baik antar sekolah atau lembaga pendidikan dengan stackholder di luar sekolah. Semua kewajiban itu bertumpu pada bidang kehumasan di sekolah. Bidang kehumasan sekolah mempunyai tugas pokok untuk menjawab semua keperluan informasi baik itu kedalam sekolah ataupun keluar sekolah.

Selain menyebarkan informasi yang berkaitan dengan sekolah melalui medsos, juga dapat mempublikasi keunggulan sekolah dengan berbagi berbagai hal seperti foto-foto kegiatan sekolah, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan metode-metode pembelajaran di dalam dan di luar kelas.

Melalui akun media sosial sekolah, siapa pun yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan bisa saling berinteraksi tanpa dibatasi sekat ruang dan waktu. Medsos juga bisa dioptimalkan untuk unjuk menyajikan berbagai persoalan dalam pembelajaran yang bisa saja nanti akan memunculkan solusi bersama, dan semua tentang pernak-pernik dunia pendidikan bukan barang tabu untuk diinformasikan ke khalayak. Tidak menutup kemungkinan, lahirnya terobosan baru dalam proses pembelajaran dengan memanfaatkan medsos sebagai media pembelajaran di sekolah. Sehingga mesin pencari cerdas semakin ramah terhadap masalah-masalah pendidikan yang hingga saat ini masih menyisakan banyak problem dan tantangan.

Menjadi sangat menarik, ketika media sosial pada kelanjutannya tidak hanya mengajarkan bagaimana sebuah teknologi komunikasi dan informasi memberikan dampak, tetapi juga mengajarkan bagaimana sebuah teknologi komunikasi diserap, diadopsi, diinovasi, dan dimodifikasi menjadi sarana penyajian informasi digital yang menarik seputar dunia pendidikan, dan tentang sekolah pada khususnya.

Media Promosi
Promosi melalui media sosial bukan lagi hal yang baru. Baik bagi pribadi seseorang maupun bagi lembaga pengguna media sosial pada umumnya. Manfaat media sosial memang sudah dilakukan sejak lama, tetapi bukan berarti terlambat melakukannya. Untuk menerapkan manfaat media sosial sebagai media sosial sebagai tempat untuk mempromosikan lembaga sekolah bukanlah hal yang terlambat dilakukan karena jumlah penggunanya kini semakin meluas.

Beberapa hal yang dapat sekolah lakukan sebagai promosi di media sosial meliputi pengenalan lingkungan sekolah lengkap dengan visi dan misinya; sekolah aktif secara berkala memberikan informasi kepada netizen diantaranya tentang berbagai prestasi dan kegiatan-kegiatan sekolah.

Kemajuan teknologi harus ditanggapi positif oleh lembaga pendidikan seperti sekolah. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan sebaik-baiknya dan mengambil keuntungan setinggi-tingginya dengan betul-betul merancang dan membuat sebuah atmosfir komunikasi yang baik. Pemanfaatan media web sekolah, media social (facebook, twitter, instagram, youtube) harus bisa dimaksimalkan.

Dengan memanfaatkan secara penuh perangkat tersebut maka keuntungan dalam membangun good communication akan didapatkan. Sekolah saat ini akan tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan media, atau bisa juga sebaliknya. Maka dari itu, memanfaatkan media demi membangun sebuah sekolah yang hebat mutlak diperlukan. Sekolah yang berhasil membangun citra diri dengan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat adalah sekolah yang telah berhasil maju dan akan menjadi sekolah hebat dimasa yang akan datang yang mampu mencetak generasi cemerlang. (hg).
Label:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget