Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Sisakan Satu Ruang untuk Menyimpan Kecewa

Buku dengan judul “Takkan Mampu Bersandiwara” ini bercerita tentang makna dari untaian kata yang begitu indah nan bijaknya dimana segala bentuk yang kita alami di masa muda akan menjadi pelajaran emosi yang luar biasa. Perasaan khawatir, cemas, takut, jatuh cinta, patah hati, penerimaan, penolakan, dan segala bentuk rasa yang tidak dapat dijelaskan akan menjadi sesuatu yang berharga.

Suatu hari kita akan mensyukuri rasa ini. Bahwa kita telah melewati segala sesuatunya dengan baik. Memang bukan yang terbaik, masih ada kesalahan yang diperbuat. Tapi, kita bersedia mengambil dan menerima pelajarannya. Menjadikannya sebagai bekal sehingga tidak terjadi lagi kesalahan yang sama di kemudian hari. Pada hari itu, kita bisa menata hati setenang samudera dalam. Memandang setiap masalah dengan teduh, menyikapi dunia dengan sewajarnya.

Identitas Buku:

  • Judul Buku : Takkan Mampu Bersandiwara
  • Penulis : Roem Rowie
  • Penerbit : Transmedia
  • Tahun terbit: 2018
  • Tebal : 184 halaman
  • Harga Buka: Rp.66.000,-


Dengan adanya Tuhan sebagai zat yang kita percayai akan hadirnya dan kita mintai tolong setiap ada rasa gundah melana diiringi oleh segenap harapan dan beribu kebaikan kita menadahkan tangan, beradu mulut mencoba berdialog dengannya hanya untuk memohon ampun dan meninta rezeki serta  berucap syukur atas anugerahnya dan apa yang diberi-Nya. Tuhan adalah pendengar yang baik, jika kamu tidak bisa mengucapkan doa itu maka berbisik pun tak mengapa. Percayalah! Ia tidak akan memudarkan harapanmu, hanya menggantinya dengan kebaikan lain yang lebih tepat.

Ada begitu banyak penganalogian dari makna hidup yang kesehariannya sama ataupun hampir sama dengan apa yang kita pernah kita alami oleh pancaindra serta kita perbuat baik sengaja maupun tak sengaja, banyak pengajaran makna cinta, sayang, dan kasih pada umumnya yang kemudian meninggalkan jejak cinta untuk diikuti di manapun, kapanpun, dan oleh siapapun.

Segala sesuatu punya waktunya masing-masing. Waktu untuk bebenah, bersiap, bertumbuh, berkembang, dan terus menerus menjadi mengagumkan. Segala sesuatu punya kesempatannya masing-masing. Perubahan kesempatan menjadi lebih baik, kesempatan untuk mencoba dan terus-menerus menjadi mengagumkan. Inilah hidup. 

Ada saatnya kita berjalan , ada saatnya kita pun harus berlari. Ada bahagis tapi terkadang terselip kesedihan. Ada saatnya jatuh tapi kita harus bangkit. Ada saatnya merasakan cinta tapi perlu hati-hati terhadap kecewa. Tapi, berharaplah ketik lelah akan menjadi satu, kondisi dan rintangan yang ada bukanlah untuk melemahkan. Semoga rintngan itu justru yang akan menguatkan, mengeratkan, dan mendewasakan kita.

Semua adaah bagian dari rencana-Nya untuk kebaikan di hidupmu. Apakah kamu masih ragu bahwa Tuhan selalu memiliki rahasia luar biasa? Tak ada yang sulit bagi-Nya.

Bagian yang Menarik
-Kini, aku ingin menyebut semua itu kebaikan dari semeta, dan Takdir Tuhan yang telah datang tepat sesuai waktunya. (TMB, hal. 6)

-Sekeras apapun perjuangan, sebanyak apapun waktu yang dikorbankan. Bila bukan dia orangnya maka akan tetap ada yang pergi begitu saja. Entah dirimu atau dirinya yang meninggalkan. (TMB, hal. 14)

-Pelangi kebahagiaan adalah hadiah bagi mereka yang lulus. Mereka yang sering berdiam menanti akhir yang indah. Terus bersabar meski sukar. (TMB,hal.97)

-Kelak yang akan menjadi haru bahagia adalah ketika kita tahu bagaimana cara ia memperjuangkan kita untuk menjadi tambatan terakhirnya. (hal.111)

-Jika suatu hari kamu menemukanku masih selalu menuntutmu mementingkan aku, kamu selalu punya dua pilihan untuk ingatkan aku dengan sabar atau temukanlah seeorang yang lebih baik. (TMB, hal. 120)

-Karena yang berjarak ialah raga, bukanlah hati tentunya. (TMB, hal. 174)

-Menikah bukan menjadi tujuan hidup, tetapi menjadi jalan kita untuk beribadah bersama-sama menggapai ridho-Nya. (TMB, 179)

Keunggulan
-Setelah membaca buku ini, dapat membuat kita lebih jauh bersyukur tentang apa yang Tuhan anugerahkan dan beri kepada kita.
-Buku ini memuat tulisan yang dikemas dengan indah, sehingga membuat para pemabaca terkesima akan untaian kata yang dirangkai dalam tiap kalimat pada tiap paragrafnya.
Intisari dari buku ini memberikan pengajaran tentang makna dari harapan dan juga kebaikan akan cinta yang kita tuju kepada Tuhan maupun makhluk-Nya.
-Cover yang begitu menarik dengan sederhananya mampu memikat daya tarik orang yang melihat buku ini.
-Buku ini mudah dibawa kemana-mana serta gaya bahasa yang digunakan pun mudah dimengerti oleh pembaca.

Kekurangan
-Melihat dari isi buku ini, kalangan pembaca yang dianjurkan adalah remaja dan diatasnya. Untuk anak-anak belum pantas karena penganalogiannya masih belum ternalar dalam otak mereka.
-Penjelasan terkait pengajaran makna hanyalah tentang rasa cinta, sayang, dan kasih.
-Hanya cocok sebagai buku bacaan bergenre fiksi-romantis.

Manfaat
-Mampu meningkatkan nalar dan kesadaran tentang pemaknaan hidup yang terkait rasa cinta, kasih, dan sayang.
-Memberikan pengajaran secara moral terkait makna cinta yang diperbuat oleh pancaindra manusia.
-Menghilangkan rasa negatif tentang apa cinta yang mereka gundahkan biasanya. Kalimat yang begitu menyentuh mampu membuat mereka belajar mengikhlaskan setiap kekecawaan yang mereka rasakan.

Simpulan
Menurut saya, buku ini ialah jenis novel yang bergenre fiksi. Dilihat dari keunggulannya, buku ini memiliki kertarikan terhadap kalangan remaja karena pengajaran makna cinta yang sering menjadi topik hangat pembicaraan mereka kemudian saat membaca buku ini menjadi lebih paham akan arti mencinta dan kesedihannya.

Buku ini sangat bagus sebagai bacaan khususnya kepada mereka yang sedang jatuh cinta ataupun patah hati karena akan diulas tentang makna dari setiap bagiannya. Buku ini begitu menarik dari penyajian dan penyampaiannya.

Bagi teman-teman yang sedang bingung mau membaca tentang apa, silahkan baca buku ini tak hanya untuk mereka remaja atau orang yang sedang mencinta ataupun patah hati tetapi untuk kalangan umum yang dewasa pun cocok karena pengajaran cinta disini yang dikumpulkan dikemas menjadi sebuah buku, pengajaran ini tak hanya tentang cinta sesama manusia tetapi juga cinta kepada Tuhan. (*)


Oleh Ammelia Lisa Ariyanto
Penulis merupakan Mahasiswa Semester 4, Angkatan 2016, Prodi Sastra Indonesia, S1, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Semarang.
Label:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget