Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Guru Wiyata Bhakti Terima Tunjangan BOSDA?

Ilustrasi
Oleh : Rizki Dwi Septiani
Guru MI Ma’arif Bulurejo Kab. Magelang

Tunjangan yang diserahkan kepada guru wiyata bhakti yang diberikan dari dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah, tunjangan BOSDA ini tidak hanya diberikan pada Guru Whiyata Bhakti Swasta saja, namun juga diberikan pada Guru Wiyata Bhakti Negeri.

Tunjangan ini biasanya cair setiap tiga bulan sekali bahkan sampai enam bulan. Tunjangan besaran yang diterima oleh guru wiyata bhakti swasta sekitar mulai RP. 250 ribu sampai 350 ribu pr bulannya. Kalau guru wiyata bhakti negeri diterimakan dari RP. 500 ribu sampai 1.400 ribu.

Pemerintah berharap kepada guru wiyata bhakti penerima tunjangan dari daerah dapat meningkatkan kinerjanya dalam penyelenggaraan pendidikan, terutama ketia mengajar dan mendidik siswa. Tunjangan ini juga berlaku kepada tenaga kependidikan seperti TU agar dapat meningkatkan kinerjanya dalam hal ketata usahaan.  Namun juga tidak semua guru wiyata bhakti mendapat tunjangan dari BOSDA karena ada persyaratan yang sesuai dengan sandart yang diberlakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Dalam pemberian tunjangan dari daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuat kriteria penerima, dalam rangka untuk keadilan bagi para guru, seperti guru yang pendidikannya linier dan tidak linier, masakerja 10 tahun keatas . untuk honor yang diberikan kepada guru wiyata bhakti swasta paling tinggi 350 ribu dan paling sedikit 250 ribu yang diterima setiap perbulan, walaupun tunjangan tersebut cair tidak selalu pada setiap bulan.
Di kabupaten Magelang sebanyak kurang lebih 1420 GTT dan PTT menerima tunjangan insentif.

Tunjangan insentif diberikan untuk bantuan kesejahteraan guru wiyata bhakti, bantuan kualifikasi pendidikan dan pengembanagn profesi dikirim langsung ke rekening penerima tunjangan lewat rekening Bank Jateng atas nama masing – masing.
Tahun ini para guru mendapatan gaji tambahan dari dana bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar 15 %. Pemberian honor tersebut mengacu pada permendikbud No. 8 tahun 2017 tentang petunjuk teknis bantuan operasional sekolah.

Selama ini para guru mendapatkan intensif rata rata 125 ribu perbulan. Guru honorer yang akan mendapatkan honor dari BOS , mereka yang TMT nya di bawah Desember 2016,  juga bahwa guru yang akan mendapatkan honor dari BOS , guru honorer yang baru.namun dengan ketentuan TMT nya di bawah Desember 2016 guru honorer yang masa kerjanya sudah sepuluh tahun turut mendapatkan honor dari BOS.

Saya mendengar bahwa akan ada kenaikan gaji untuk ASN, harapan saya jangan hanya PNS yang dinaikkan gaji nya , tetapi juga untu para guru honorer yang selama ini hanya mendapat gaji yang sangat kecil, walaupun ada bantuan seperti insentif atau BOSDA namun harapan nya tetap ada kenaikan gaji atau bantuan yang di berikan oleh pemerintah kepada para guru honorer.

Saya juga mendengar akan ada honor bagi GTT yang direncanakan akan dibayaran di akhir ini dengan jumlah sebesar UMK masing masing supaya meningkatkan kesejahteraan bagi para guru GTT. 

Namun banyak GTT dan PTT yang belum lulus S1 atau lulusan tingkat SMA untuk itu hanya memanfaatkan honor dari Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) untuk honor GTT dan PTT masimal 15 %. Dan tidak boleh lebih dari itu, apalagi meminta tambahan atau bayaran dari siswa bagi tingkat SD/MI tidak berani. Dan harapannya pemerintah juga juga memikirkan para guru wiyata yang mendapatan gaji kecil, tidak hanya memikiran PNS saja.

Harapan para guru wiyata pastinya ingin merasakan bisa dinaikkan gajinya sama seperti PNS, akan tetapi sampai saat ini pemerintah hanya menaikkan gaji untuk para PNS. Namun kenyataanya entah sampai kapan jika gaji untuk para guru wiyata dinaikkan dapat terlaksana. Yang ada semakin tahun adanya perekrutan guru akan semain meningkat di setiap tahunnya, namun untuk gaji para GTT hanya seperti itu.

Bahkan untuk pengangkatan guru CPNS pun mulai dikurangi dan di batasi. Semoga dengan adanya bantuan dari pemerintah seperti bantuan intensif , BOSDA dan bantuan sebagainya membuat para guru wiyata dapat meningkatkan kualitas dalam meningkatkan kinerjanya terutama dalam mengajar. (Hg88).
Label:

Posting Komentar

Harianguru.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget