Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Tes Tulis, Evaluasi Kognitif Belaka

Ilustrasi

Oleh Fitra Gusti Wijaya
Mahasiswa Prodi PBA STITMA Yogyakarta

Rapor adalah kitab sakral?
Di sekolah-sekolah dalam enam bulan sekali dan setahun sekali biasa diselenggarakan acara rutin,  yaitu pembagian rapor.  Setiap pembagian rapor,  para orangtua merasa deg-degan dengan nilai hasil rapor anaknya, mengharapkan nilai hasil ujian anak-anaknya bagus, apalagi matematika, IPA dan Bahasa Indonesia. Nilai Rapor menjadi sesuatu Yang sakral sebagai acuan berhasil tidaknya anak mereka didalam belajar disekolah. ( Munif Chatib,  Sekolah Anak-Anak Juara)

Padahal nilai tersebut hanya berisi tentang kemampuan kognetif anak saja. Begitu juga sebagian besar guru,  mereka para guru kebanyakan hanya mementingkan hasil dari ujian tulis Yang merupakan evaluasi kognitif belaka.

Kemampuan afektif dan psikomotorik peserta didik dipandang sebelah mata!?
Disamping kemampuan kognetif,  ada juga kemampuan afektif (empati/akhlak)dan kemampuan psikomotor (pembiasaan/karya) bagi sang anak,  ketiganya saling terkait satu sama lain.

Didalam evaluasi ranah afektif peserta didik tidak terlalu diperhatikan, Lihatlah akhir -akhir ini, banyak anak-anak menjadi pecandu narkoba, melakukan sex bebas, tidak menghormati orangtuanya bahkan ada yang memukul orangtuanya sendiri, wal 'iyadzubillah.

Apalagi disekolah-sekolah umum,  waktu yang disediakan untuk pelajaran agamapun hanya dua jam pelajaran dengan muatan materi yang begitu padat.

Materi pendidikan agama Islam, termasuk bahan ajar aqidah dan akhlak, lebih terfokus pada pengayaan pengetahuan (kognitif) dan minim dalam pembentukan sikap (afektif) serta pembiasaan (psikomotorik). 

Kendala lain adalah kurangnya keikutsertaan  guru mata pelajaran lain dalam memberi motivasi kepada peserta didik untuk mempraktekkan nilai-nilai pendidikan agama dalam kehidupan sehari-hari. Lalu lemahnya sumber daya guru dalam pengembangan pendekatan dan metode yang lebih variatif, minimnya berbagai sarana pelatihan dan pengembangan, serta rendahnya peran serta orang tua siswa”.

Hasan yang pemalas tetapi ahli memperbaiki mesin yang rusak...
Didalam buku Munif Chatib: Sekolah Anak-Anak Juara, dikisahkan seorang anak bernama hasan, ia tak tertarik dengan pelajaran yang disampaikan guru, iapun divonis sebagai anak pemalas,  ia sering bolos dan tidak menyukai hampir seluruh mata pelajaran Yang diberikan disekolah. Ia dikenal murid yang paling malas diantara siswa pemalas lainnya.

Akan tetapi ia mempunyai kelebihan memperbaiki alat-alat listrik dipesantren yang rusak, seperti instalasi listrik Yang padam,  mesin penyedot air Yang rusak,  mesin rumput yang ngadat, bahkan mesin rontgen klinik yang ada dipesantren.

Disaat hasan tidak ada dipesantren ia merupakan sosok yang sangat dirindukan ketika ada masalah pada mesin-mesin tersebut. Karena tak ada yang mampu memperbaiki mesin-mesin tersrbut disaat rusak kecuali hasan.

Kemampuan hasan dalam bidang perbaikan mesin -mesin yang rusak tersebut sangat berbanding terbalik dengan kemampuan hasan pada semua teori pelajaran.

Saat lulus SMA nilai-nilai tes kognetif hasan pada semua bidang studi rendah,  namun keterampilan elektronik dan mesin yang dimiliki hasan membuat dia diterima bekerja sebagai teknisi diklinik kesehatan.  Hasan telah menunjukkan kemampuan kecerdasannya pada bidang pekerjaannya Yang sangat ia sukai.

Demikianlah hendaknya seorang peserta didik itu bukan hanya dievaluasi  kemampuan kognetifnya semata,  akan tetapi, evaluasi afektif dan evaluasi psikomotorpun hendaknya diperhatikan juga,  karena ketiganya mempunyai keterikatan satu sama lain. Agar tercipta insan kamil yang diharapkan bagi orangtua,  masyarakat, agama,  bangsa dan negara.

Label:

Posting Komentar

Harianguru.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget