Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Praktik Pengelolaan Keuangan Melalui Financial Literacy Berbantuan Diary Cerlang


Oleh Lisa Virdinarti Putra, M. Pd.

Usia tidak menentukan apakah dapat berinvestasi ataupun tidak. Sebagian besar pelajar belum ada yang mengalokasikan sebagian uangnya untuk ditabung atau diinvestasikan.  Mereka masih menggunakan uang untuk memenuhi kebutuhan pokok, keinginan, dan kebutuhan saat ini saja. Padahal mereka dalam pembelajaran telah diberikan ilmu mengenai cara berinvestasi. Penanaman nilai – nilai literasi keuangan sedini mungkin akan sangat berpengaruh terhadap pemahaman dan pengetahuan tentang literasi keuangan dan juga tingkat  kesejahteraan di masa yang akan datang. 

Metode yang digunakan adalah metode partisipasi aktif melalui tahapan : 1) sosialisasi program; 2) penyampaian materi; 3) pelatihan; 4) pemanfaatan produk; dan 4) monitoring dan evaluasi (monev).
Siswa perlu diberikan edukasi dalam hal melakukan pengelolaan keuangan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan (financial literacy), kemampuan membuat alat bantu dalam pengelolaan keuangan dalam hal ini dibantu oleh dompet harian dan “Diary Cerlang” yang merupakan produk yang memiliki nilai fungsional.

Tanggapan positif dari siswa dalam pengelolaan keuangan dengan memanfaatkan dompet harian dan menggunakan Diary Cerlang yang merupakan hasil produk pengabdian.  Siswa mengalami peningkatan kemampuan menggunakan produk meningkat 29% (semula 65% menjadi 94%)Dalam pengaplikasiannya dibantu dengan “Diary Cerlang” yang membantu mereka dalam pencatatan keuangan sehari-hari mereka. Sehingga mereka termotivasi untuk meningkatkan pemasukan mereka.
Metode kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan metode partisipatif artinya mitra binaan secara aktif dilibatkan dalam semua tahapan kegiatan pengabdian masyakat ini adalah: sosialisasi program, penyampaian materi, pelatihan, pemanfaatan hasil, monitoring dan evaluasi.

Penyampaian Materi. Mengubah mindset siswa mengenai pengelolaan keuangan untuk jangka pendek dan jangka panjang. Pelatihan. Siswa membuat dompet harian dari amplop dan kardus (barang yang ada di sekitar) dan membuat catatan keuangan harian dengan “Diary Cerlang”. Dalam kegiatan pelatihan, siswa memberikan respon positif yang terlihat dari antusiasme siswa yang sangat tinggi selama proses membuat produk fungsional dari barang sekitar mereka. Pemanfaatan Hasil. Dompet harian dan catatan keuangan melalui “Diary Cerlang” dimanfaatkan sebagai alat pembantu dalam mengelola keuangan mereka. Monitoring dan Evaluasi. Kegiatan ini dilakukan melalui angket yang diisi oleh siswa. Kondisi awal siswa belum paham bagaimana mengelola keuangan mereka, yang mereka habiskan hanya untuk keinginan mereka. Selain itu, sikap untuk berwirausaha juga masih kurang. Akan tetapi, setelah dilaksanakan PkM terdapat banyak siswa yang mulai memahami pentingnya mengelola keuangan. Siswa mulai belajar untuk berhemat, beberapa siswa membawa bekal, berjualan pulsa, bahkan ada yang memberikan bimbingan belajar untuk anak TK dan SD. 

Mereka mulai peduli terhadap masa depan mereka. Beberapa diantaranya mulai membuat daftar atau target dalam beberapa bulan kedepan bahkan juga membuat langkah-langkah untuk mencapai impian mereka..  Kegiatan tersebut mampu meningkatkan pemahaman financial literacy sebanyak 26% (semula 65% menjadi 90%); kemampuan menghasilkan produk fungsional 39% (semula 58% menjadi 97%); dan kemampuan menggunakan produk meningkat 29% (semula 65% menjadi 94%). Oleh karena itu, siswa sekolah menengah perlu diberikan edukasi untuk mlakukan pengelolaan keuangan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dari hasil kelima kegiatan yang telah dilakukan menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan (financial literacy), kemampuan membuat alat bantu dalam pengelolaan keuangan dalam hal ini dibantu oleh dompet harian dan “Diary Cerlang” yang merupakan produk yang memiliki nilai fungsional.

-Penulis adalah dosen PGSD Universitas Ngudi Waluyo Ungaran, Kabupaten Semarang
Label:

Posting Komentar

Harianguru.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget