Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

2021


Temanggung, Harianguru.com - Pembangunan MTs Integrasi (Mumtas) Al-Hudlori Temanggung secara resmi dimulai pada Senin (11/1/2021) yang ditandai dengan peletakan batu pertama. Pembangunan MTs di bawah naungan Yayasan Al-Hudlori ini resmi dibangun di Kebonsari, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung dengan luas 4.026 m2.

 

Hadir Bupati Temanggung H. Muhammad Al-Hadziq, Anggota Komisi 8 DPR RI KH Muslich Zaenal Abidin, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung Drs. Suyono, MM.,  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, KH. Ahamd Muhdzir, Ketua LP. Ma'arif NU Temanggung Drs H Yusuf Purwanto M.Ag., Kiai Abdul Aziz dari Temanggung, Habib Muchsin bin Abdul Qodir Al-aydrus, KH. Muhamad Ridwan Abdan Magelang, KH. Minanurrohman Ansori Payaman Magelang, Drs. KH. Usman Ridlo, Kiai Isa Bahri Temanggung, dan sejumlah tokoh masyarakat.

 

Ketua Yayasan Al-Hudlori H. Abdul Hakim Siradj Abdan mengatakan bahwa pembangunan MTs Integrasi (Mumtas) Al-Hudlori ini disiapkan dana sekitar Rp 16 miliar. Menurutnya, apa perbedaan MTs Mumtas Al-Hudlori dengan yang lain. Pertama, MTs Mumtas Al-Hudlori memiliki paradigma keilmuan integrasi, yaitu sebuah cara pandang model paradigma yang mengintegrasikan, menyatukan, meleburkan ilmu-ilmu umum dan ilmu agama atau dengan agama itu sendiri. Paradigma ini sudah didiskusikan, dikaji matang dan sudah tersusun dalam sebuah buku ilmiah. Jangankan madrasah/sekolah, perguruan tinggi saja masih banyak yang belum memiliki paradigma keilmuan yang mapan.

 

“Integrasi ini memiliki latarbelakang, selama ini banyak sekolah umum yang terlalu berkiblat pada Barat sehingga lulusan mereka cenderung sekuler, liberal, dan mendewakan akal. Di satu sisi, ada pula yang cenderung mengutamakan Islam namun menolak Barat, sehingga lulusannya cenderung kaku, konservatif, puritan, dan radikal. Maka Yayasan Alhudlori memilih jalan integrasi sebagai wujud moderasi ilmu dan moderasi beragama,” katanya.

 

Kedua, wujud integrasi itu nanti kami kembangkan lewat kurikulum, program intra dan ekstrakurikuler, serta penguatan mutu yang tidak hanya unggul dalam sains, matematik, bahasa, literasi, namun juga karakter atau akhlakul karimah sebagai ciri khas madrasah. Ketiga, MTs Mumtas Alhudlori mengembangkan program tahfiz Alquran dan Hadis yang terintegrasi dengan asrama / pesantren siswa.

 

Keempat, kita ke depan akan mengembangkan Gerakan literasi Madrasah melalui Lembaga Pers Siswa, Jurnal Ilmiah Guru, Penerbitan Al-Khudlori yang menjadi produk ilmiah siswa maupun guru melalui publikasi berbasis karya tulis jurnalistik, karya tulis ilmiah, karya sastra, dan karya digital. Kelima, penguasaan bahasa daerah, bahasa nasional, bahasa asing utamanya Inggris, dan Arab secara aktif.

 

“Dengan ikhtiar ini, semoga mampu mewujudkan pendidikan di wilayah Temanggung menjadi obor kemajuan sesuai prinsip pesantren, yaitu almuhafadatu ala qadimissalih, wal akhdu biljadidil aslah, yang berarti merawat tradisi lama yang baik, dan menerima serta mengembangkan tradisi baru yang lebih baik. Hal itulah yang kami pegang teguh dan akan kami kembangkan melalui madrasah integrasi Alhudlori yang sudah pada tahap peletakan batu pertama ini,” lanjutnya.

 

MTs Integrasi (Mumtas) Al-Hudlori ini memiliki fasilitas gedung yang bagus, pondok pesantren, kantin, musala, dan disiapkan para pakar atau guru yang hafiz Alquran dan hadis.

 

Sementara itu, Bupati Temanggung dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi atas pembangunan tersebut. Pihaknya juga merasa bangga dan sekaligus terima kasih kepada yayasan yang telah ikut berperan mencerdaskan generasi penerus melalui pendidikan madrasah.

 

Bupati juga berharap semoga madrasah ini nantinya akan melahirkan generasi-generasi cerdas, beriman dan bertakwa. Generasi Ahlussunnah yang mencintai Pancasila dan NKRI. (Ibda)

Ilustrasi Youtube
Ilustrasi Youtube

Oleh Jihan Nabila

Asal: Ambarawa, Semarang, Kampus: Ngudi Waluyo Ungaran

 

Pada suatu hari di desa awan ada seekor kura-kura kecil yang sedang menanam bunga matahari di halaman depan rumahnya.

Kura-kura : “hit u with that ddu du ddu du”  senandung kura-kura kecil itu sambil menanam bunganya.

Tiba-tiba ada seekor kelinci menghampirinya sambil membawa karung yang ia panggul di punggungnya.

Kelinci : “kura-kura!”

Kura-kura : “ hai kelinci, ada apa kemari? Sepertinya kau sangat keberatan. Apa yang kau bawa itu”

Kelinci : “kau tahu? Aku tadi lewat tepi sungai gangga lalu aku menemukan karung ini.”

Kura-kura : “ lalu kira-kira isinya apa ya ci?”

Kelinci: “ mana ku tahu aku aja belum  membukanya. Mari kita buka sama-sama”

Kura-kura & kelinci :  “wahh impressive”

Kura-kura : “ bagaimana bisa ini dibuang”

Kelinci : “wah ini harta karun” ucap kelinci sambil melompat lompat.

Mereka menemukan kudapan manis di dalam karung tersebut.

Kura-kura : “ kelinci aku bolehkan meminta sedikit kudapan itu”

Kelinci : “ tentu saja, kau boleh mengambil sepuasmu”

Kura-kura : “ wah terimakasih kelinci”

Kura-kura membawa kudapan itu kedalam rumah dengan hati yang riang gembira. Dengan langkah yang riang gembira dia membawa masuk semua kudapannya ke dalam kamar.

Kura-kura : “ senangnya oh senangnya”

Tiba- tiba ibu kura-kura mengetuk pintu kamar kura-kura.

Ibu kura-kura :  “ nak, kau di dalam?”

Kura-kura : “ iya bu, ada apa”

Ibu kura-kura : “ ayo cepet kita makan siang bersama”

Kura-kura : “ baik bu aku akan segera menyusul”

Ibu kura-kura : “ cepatlah, nanti makanannya keburu dingin”

Setelah makan siang keluarga kura-kura melanjutkan aktifitasnya masing-masing.

Kura-kura : “ aku akan memakan kudapannya sekarang”

Keseokan paginya saat ibu kura-kura membersihkan kamar kura-kura dia terkejut karena menemukan banyak bungkus permen, cokelat dan berbagai macam kudapan lainnya.

Ibu kura-kura : “ astaga kenapa begitu banyak sekali bungkus kudapan manis disini, dasar anak itu giginya akan sakit setelah ini 

Ibu kura-kura terus mengomel sambil membersihkan kamar. Dan dia terlihat begitu marah.

Ibu kura-kura : “ nak cepetlah kemari!”

Kura-kura : “ kenapa ibu memanggil ku? Ah padahal aku masih mau memakan permen manis ini”

Kura-kura tetap memakan kudapannya itu, dan mengiraukan panggilan ibunya.

Ibu kura-kura : “  dimana anak itu, dari tadi ku panggil tidak datang-datang “

Akhirnya ibu kura-kura bergegas mencari keberadaan anaknya itu.

Ibu kura-kura : “ oh disini kamu rupanya, dari tadi ibu panggil kenapa tidak menjawab”

Kura-kura : “ ibu mengganggu saja, aku sedang menikmati makanan ku nyamm”

Ibu kura-kura : “ jika kamu terlalu banyak makan makanan manis gigi mu itu akan sakit nak”

Kura-kura : “ tidak kok bu aku baik-baik saja”

Ibu kura-kura : “ ya sudah terserah kamu saja nanti kalau sakit jangan mengeluh pada ibu”

Kura-kura : “ apasih ibu, cerewet sekali”

Kura-kura tetap memakan mkananya itu sampai setengah makannya habis.

Sore harinya kura-kura sedang jalan-jalan ketaman sambil memakan campilannya.

Kura-kura : “ hai teman-teman”

Kucing : “ hai kura-kura, wah apa itu yang kamu makan? Sepertinya enak sekali”

Koala : “ wah iya, sepertinya enak “

Kura-kura : “ oh ini, ini sangat manis dan lezat. Kalian mau?”

Kucing : “ wah boleh, aku juga penasaran rasanya hehehe”

Mereka bertiga memakan kudapan manis tersebut dengan hatinya yang gembira.

Kura-kura : “ aduh aduh”

Koala : “ ada apa kura-kura?”

Kura-kura : “ gigi ku sakit sekali hiks”

Kucing : “ kau pasti terlalu banyak makan makanan manis”

Kura-kura : “ masa sih? Aku hanya makan sedikit”

Koala : “ sedikit mu setengah kantong platik besar ini? “

Kura-kura : “ heheheh”

Kucing : “ kau harus segera ke dokter, kalau tidak gigi akan rusak”

Koala : “ iya benar, nanti seperti kakak ku yang giginya berlubang”

Kura- kura : “ aku takut”

Koala : “ tidak apa-apa, dokter tidak semenakutkan itu “

Kura-kura : “ baiklah “

Sebenarnya kura-kura sangat takut untuk ke dokter, dia terus terbayang betapa sakitnya disuntik. Sesampainya di rumah kura-kura terus memeganggi pipi kanannya.

Kura-kura : “ aduh, sakit sekali. Sepertinya pipi ku bengkak”

Ibu kura-kura : “ kenapa nak? Gigi mu sakit ya”

Kura-kura : “ iya bu hiks hiks”

Ibu kura-kura : “ kan ibu sudah bilang jangan terlalu banyak, sekarang kau merasakannya kan. Besok kita kedokter agar gigi mu tidak semakin sakit ”

Kura-kura : “ tidak, aku tidak mau. Dokter sangatlah menakutkan ibu”

Ibu kura-kura : “ tidak anakku, jika kamu membiarkan gigimu seperti itu kau akan merasakan sakit yang lebih parah’

Kura-kura : “ tapi bu...”

Ibu kura-kura : “ sudah sana mandi dulu dan bersiaplah untuk makan malam besok kita akan tetap pergi”

Kura-kura : “ baiklah ibu”

Kura-kura : “ bagaimana ini  aku takut sekali, aku harus segera bersembunyi agar ibu tidak jadi mengajakku ke dokter “

Kura-kura memutuskan untuk pergi dari rumahnya melalui jendela kamar. Dia dengan hati-hati melompati jendela agar ibunya tidak mendengar suaranya.

Kura-kura : “ aku harus segera pergi, ibu pasti akan segera datang ke kamarku”

Kura -kura pergi ke taman untuk bersembunyi dari ibunya. Dia bersembunyi di terowongan bawah perosotan.

Kura-kura : “  aduh sakit banget gigi ku”

Kelinci : “ bwaa”

Kura-kura : “ aaaaaaaaa”

Kelinci : “ hahahahha wajahmu sangat lucu”

Kura-kura :” apa sih kamu ini bikin aku jantungan aja”

Kelinci : “ hahaha sampai air mata ku keluar saat melihat wajahmu “

Kura-kura : “ sedang apa kamu disini”

Kelinci : “ seharusnya aku yang tanya itu ke kamu kura-kura. Sedang apa kamu bersembunyi disini, ayo bermain bersama yang lain”

Kura- kura : “ tidak ahh, nanti ketahuam ibu ku , aduh aduh “

Kelinci : “ kenapa kura-kura “

Kura-kura : “ gigi ku sakit sekali, aku sampai susah tidur “

Kelinci : “ haa, pasti kamu terlalu banyak makan kudapan itu ya. Wah wah harus dibawa ke dokter itu”

Kura-kura : “ tidak, aku tidak mau”

Kelinci : “ jangan takut kura-kura. Dokter tidak menyeramkan kok”

Kura-kura : “ t-tidak siapa yang takut”

Kelinci : “ yang benar? Ya sudah ayo aku temani kedokter”

Kura-kura : “ t-tapi”

Kelinci : “ tidak apa-apa. Kamu lebih baik sakit sebentar atau sakit selamanya?”

Kura-kura : “ tentu saja aku ingin segera sembuh. Dan gigi seperti ini aku susah untuk makan. Padahal ibu ku memasak makanan kesukaan ku. “

Kelinci : “ iya kan, kalau kamu seperti ini terus siapa yang susah ? kamu sendiri kan. Ayo kita pulang dan pergi ke dokter ibu mu pasti mengkhawatirkanmu.”

 

Sesampainya di rumah, kelinci dan kura-kura bergegas keuang tamu untuk menemui ibu kura-kura.

Ibu kura-kura : “ nak kamu dari mana saja ibu mencarimu dari tadi”

Kura- kura : “ maaf ibu, aku tadi ke taman”

Ibu kura-kura : “ ya sudah ayo kita ke dokter gigi sekarang”

Kelinci : “ bibi aku boleh ikut kan”

Ibu kura-kura : “ tentu saja sayang, ayo kita bergegas”

 

Sesampainya di klinik dokter gigi, ibu kura-kura mendaftarkan kura-kura untuk diperiksa giginya.

Suster : “ kura-kura, sihlakan masuk”

Kelinci : “ kamu pasti bisa kawan”

Kura-kura : “ huff aku pasti bisa “

Dokter : “ baiklah ayo duduk disini biar saya periksa dulu ya”

Kura-kura : “ mm i-ya dok”

Dokter : “ tidak perlu tegang seperti itu, tidak apa-apa kok. Ayo buka mulutnya”

              “ wah kamu terlalu banyak makan makanan manis ya, gigi mu sampai berlubang”

             “ baiklah dokter tambal dulu ya “

Beberapa saat kemudian.

Kelinci : “ bagaimana kura-kura?”

Kura-kura : “ aakku sushusa bichara”

Kelinci : “ hah?”

Dokter : “ bu, anak ibu giginya berlubang dan kami sudah menambalnya tolong diperhatikan lagi jenis makanannya ya bu, dan jangan lupa sikat giginya 2x sehari”

Ibu kura-kura : “ baik dok, terimakasih atas bantuannya”

Dokter : “ sama-sama bu”

Ibu kura-kura : “ nak dengar kan kata dokter, kamu tidak boleh terlalu banyak makan makanan manis”

Kura-kura : “ baik bu, aku menyesal tidak mendengar perkataan ibu “

Ibu kura-kura : “ kamu boleh memkannya tapi tidak boleh berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik nak”

Kura-kura : “ baik bu hiks”

 

 

Harianguru.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget