Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Si Kecil Kura-kura

Ilustrasi Youtube
Ilustrasi Youtube

Oleh Jihan Nabila

Asal: Ambarawa, Semarang, Kampus: Ngudi Waluyo Ungaran

 

Pada suatu hari di desa awan ada seekor kura-kura kecil yang sedang menanam bunga matahari di halaman depan rumahnya.

Kura-kura : “hit u with that ddu du ddu du”  senandung kura-kura kecil itu sambil menanam bunganya.

Tiba-tiba ada seekor kelinci menghampirinya sambil membawa karung yang ia panggul di punggungnya.

Kelinci : “kura-kura!”

Kura-kura : “ hai kelinci, ada apa kemari? Sepertinya kau sangat keberatan. Apa yang kau bawa itu”

Kelinci : “kau tahu? Aku tadi lewat tepi sungai gangga lalu aku menemukan karung ini.”

Kura-kura : “ lalu kira-kira isinya apa ya ci?”

Kelinci: “ mana ku tahu aku aja belum  membukanya. Mari kita buka sama-sama”

Kura-kura & kelinci :  “wahh impressive”

Kura-kura : “ bagaimana bisa ini dibuang”

Kelinci : “wah ini harta karun” ucap kelinci sambil melompat lompat.

Mereka menemukan kudapan manis di dalam karung tersebut.

Kura-kura : “ kelinci aku bolehkan meminta sedikit kudapan itu”

Kelinci : “ tentu saja, kau boleh mengambil sepuasmu”

Kura-kura : “ wah terimakasih kelinci”

Kura-kura membawa kudapan itu kedalam rumah dengan hati yang riang gembira. Dengan langkah yang riang gembira dia membawa masuk semua kudapannya ke dalam kamar.

Kura-kura : “ senangnya oh senangnya”

Tiba- tiba ibu kura-kura mengetuk pintu kamar kura-kura.

Ibu kura-kura :  “ nak, kau di dalam?”

Kura-kura : “ iya bu, ada apa”

Ibu kura-kura : “ ayo cepet kita makan siang bersama”

Kura-kura : “ baik bu aku akan segera menyusul”

Ibu kura-kura : “ cepatlah, nanti makanannya keburu dingin”

Setelah makan siang keluarga kura-kura melanjutkan aktifitasnya masing-masing.

Kura-kura : “ aku akan memakan kudapannya sekarang”

Keseokan paginya saat ibu kura-kura membersihkan kamar kura-kura dia terkejut karena menemukan banyak bungkus permen, cokelat dan berbagai macam kudapan lainnya.

Ibu kura-kura : “ astaga kenapa begitu banyak sekali bungkus kudapan manis disini, dasar anak itu giginya akan sakit setelah ini 

Ibu kura-kura terus mengomel sambil membersihkan kamar. Dan dia terlihat begitu marah.

Ibu kura-kura : “ nak cepetlah kemari!”

Kura-kura : “ kenapa ibu memanggil ku? Ah padahal aku masih mau memakan permen manis ini”

Kura-kura tetap memakan kudapannya itu, dan mengiraukan panggilan ibunya.

Ibu kura-kura : “  dimana anak itu, dari tadi ku panggil tidak datang-datang “

Akhirnya ibu kura-kura bergegas mencari keberadaan anaknya itu.

Ibu kura-kura : “ oh disini kamu rupanya, dari tadi ibu panggil kenapa tidak menjawab”

Kura-kura : “ ibu mengganggu saja, aku sedang menikmati makanan ku nyamm”

Ibu kura-kura : “ jika kamu terlalu banyak makan makanan manis gigi mu itu akan sakit nak”

Kura-kura : “ tidak kok bu aku baik-baik saja”

Ibu kura-kura : “ ya sudah terserah kamu saja nanti kalau sakit jangan mengeluh pada ibu”

Kura-kura : “ apasih ibu, cerewet sekali”

Kura-kura tetap memakan mkananya itu sampai setengah makannya habis.

Sore harinya kura-kura sedang jalan-jalan ketaman sambil memakan campilannya.

Kura-kura : “ hai teman-teman”

Kucing : “ hai kura-kura, wah apa itu yang kamu makan? Sepertinya enak sekali”

Koala : “ wah iya, sepertinya enak “

Kura-kura : “ oh ini, ini sangat manis dan lezat. Kalian mau?”

Kucing : “ wah boleh, aku juga penasaran rasanya hehehe”

Mereka bertiga memakan kudapan manis tersebut dengan hatinya yang gembira.

Kura-kura : “ aduh aduh”

Koala : “ ada apa kura-kura?”

Kura-kura : “ gigi ku sakit sekali hiks”

Kucing : “ kau pasti terlalu banyak makan makanan manis”

Kura-kura : “ masa sih? Aku hanya makan sedikit”

Koala : “ sedikit mu setengah kantong platik besar ini? “

Kura-kura : “ heheheh”

Kucing : “ kau harus segera ke dokter, kalau tidak gigi akan rusak”

Koala : “ iya benar, nanti seperti kakak ku yang giginya berlubang”

Kura- kura : “ aku takut”

Koala : “ tidak apa-apa, dokter tidak semenakutkan itu “

Kura-kura : “ baiklah “

Sebenarnya kura-kura sangat takut untuk ke dokter, dia terus terbayang betapa sakitnya disuntik. Sesampainya di rumah kura-kura terus memeganggi pipi kanannya.

Kura-kura : “ aduh, sakit sekali. Sepertinya pipi ku bengkak”

Ibu kura-kura : “ kenapa nak? Gigi mu sakit ya”

Kura-kura : “ iya bu hiks hiks”

Ibu kura-kura : “ kan ibu sudah bilang jangan terlalu banyak, sekarang kau merasakannya kan. Besok kita kedokter agar gigi mu tidak semakin sakit ”

Kura-kura : “ tidak, aku tidak mau. Dokter sangatlah menakutkan ibu”

Ibu kura-kura : “ tidak anakku, jika kamu membiarkan gigimu seperti itu kau akan merasakan sakit yang lebih parah’

Kura-kura : “ tapi bu...”

Ibu kura-kura : “ sudah sana mandi dulu dan bersiaplah untuk makan malam besok kita akan tetap pergi”

Kura-kura : “ baiklah ibu”

Kura-kura : “ bagaimana ini  aku takut sekali, aku harus segera bersembunyi agar ibu tidak jadi mengajakku ke dokter “

Kura-kura memutuskan untuk pergi dari rumahnya melalui jendela kamar. Dia dengan hati-hati melompati jendela agar ibunya tidak mendengar suaranya.

Kura-kura : “ aku harus segera pergi, ibu pasti akan segera datang ke kamarku”

Kura -kura pergi ke taman untuk bersembunyi dari ibunya. Dia bersembunyi di terowongan bawah perosotan.

Kura-kura : “  aduh sakit banget gigi ku”

Kelinci : “ bwaa”

Kura-kura : “ aaaaaaaaa”

Kelinci : “ hahahahha wajahmu sangat lucu”

Kura-kura :” apa sih kamu ini bikin aku jantungan aja”

Kelinci : “ hahaha sampai air mata ku keluar saat melihat wajahmu “

Kura-kura : “ sedang apa kamu disini”

Kelinci : “ seharusnya aku yang tanya itu ke kamu kura-kura. Sedang apa kamu bersembunyi disini, ayo bermain bersama yang lain”

Kura- kura : “ tidak ahh, nanti ketahuam ibu ku , aduh aduh “

Kelinci : “ kenapa kura-kura “

Kura-kura : “ gigi ku sakit sekali, aku sampai susah tidur “

Kelinci : “ haa, pasti kamu terlalu banyak makan kudapan itu ya. Wah wah harus dibawa ke dokter itu”

Kura-kura : “ tidak, aku tidak mau”

Kelinci : “ jangan takut kura-kura. Dokter tidak menyeramkan kok”

Kura-kura : “ t-tidak siapa yang takut”

Kelinci : “ yang benar? Ya sudah ayo aku temani kedokter”

Kura-kura : “ t-tapi”

Kelinci : “ tidak apa-apa. Kamu lebih baik sakit sebentar atau sakit selamanya?”

Kura-kura : “ tentu saja aku ingin segera sembuh. Dan gigi seperti ini aku susah untuk makan. Padahal ibu ku memasak makanan kesukaan ku. “

Kelinci : “ iya kan, kalau kamu seperti ini terus siapa yang susah ? kamu sendiri kan. Ayo kita pulang dan pergi ke dokter ibu mu pasti mengkhawatirkanmu.”

 

Sesampainya di rumah, kelinci dan kura-kura bergegas keuang tamu untuk menemui ibu kura-kura.

Ibu kura-kura : “ nak kamu dari mana saja ibu mencarimu dari tadi”

Kura- kura : “ maaf ibu, aku tadi ke taman”

Ibu kura-kura : “ ya sudah ayo kita ke dokter gigi sekarang”

Kelinci : “ bibi aku boleh ikut kan”

Ibu kura-kura : “ tentu saja sayang, ayo kita bergegas”

 

Sesampainya di klinik dokter gigi, ibu kura-kura mendaftarkan kura-kura untuk diperiksa giginya.

Suster : “ kura-kura, sihlakan masuk”

Kelinci : “ kamu pasti bisa kawan”

Kura-kura : “ huff aku pasti bisa “

Dokter : “ baiklah ayo duduk disini biar saya periksa dulu ya”

Kura-kura : “ mm i-ya dok”

Dokter : “ tidak perlu tegang seperti itu, tidak apa-apa kok. Ayo buka mulutnya”

              “ wah kamu terlalu banyak makan makanan manis ya, gigi mu sampai berlubang”

             “ baiklah dokter tambal dulu ya “

Beberapa saat kemudian.

Kelinci : “ bagaimana kura-kura?”

Kura-kura : “ aakku sushusa bichara”

Kelinci : “ hah?”

Dokter : “ bu, anak ibu giginya berlubang dan kami sudah menambalnya tolong diperhatikan lagi jenis makanannya ya bu, dan jangan lupa sikat giginya 2x sehari”

Ibu kura-kura : “ baik dok, terimakasih atas bantuannya”

Dokter : “ sama-sama bu”

Ibu kura-kura : “ nak dengar kan kata dokter, kamu tidak boleh terlalu banyak makan makanan manis”

Kura-kura : “ baik bu, aku menyesal tidak mendengar perkataan ibu “

Ibu kura-kura : “ kamu boleh memkannya tapi tidak boleh berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik nak”

Kura-kura : “ baik bu hiks”

 

 

Label:

Posting Komentar

Harianguru.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget