Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Februari 2021


Temanggung, Harianguru.com - Di sela kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gedung serbaguna KBIHU Babussalam NU Temanggung, Rais Syuriah PWNU Jateng KH. Ubaidillah Shodaqoh bersama Ketua Tanfidziah PWNU Jateng KH. Muhamad Muzamil berkunjung ke STAINU Temanggung, Ahad (28/2/2021).


Dalam kesempatan tersebut para tamu dari PWNU diterima langsung oleh Rais Syuriah PCNU Temanggung KH. Yacub Mubarok, Katib Syuriah PCNU Temanggung KH. Muhammad Syakur AH, Ketua Tanfidziyah PCNU Temanggung KH. Muhammad Furqon Masyhuri. Hadir mendampingi Ketua YAPTINU H. Nur Makhsun, Ketua Senat Dr. H. Muh Baehaqi, Ketua STAINU Sumarjoko, dan Wakil Ketua STAINU Khamim Saifuddin.


KH Ubaidallah Shodaqoh menyampaikan bahwa STAINU sebagai lembaga pendidikan Tinggi NU harus tetap mempertahankan sebagai lembaga yang dapat mencetak kader Ahlussunah Waljamaah. "Karena di lembaga pendidikan formal dan pondok pesantren ajaran ahlussunah Waljamaah akan tetap diinternalisasi dan dilestarikan," kata Mbah Ubaid.


Di tempat yang sama Ketua YAPTINU Nur Makhsun juga menyampaikan tentang proses alihstatus STAINU Temanggung menjadi INISNU yang sudah divisitasi tinggal menunggu Keputusan Menteri Agama untuk ditetapkan sebagai institut. 


Merespon hal itu, KH. Muhamad Muzamil mangatakan harapan bagi INISNU ke depan. "Setelah menjadi institut kami berharap agar dapat meningkatkan daya saing nya dengan perguruan tinggi lain agar menjadi perguruan tinggi terbaik di Jawa Tengah," pesannya menanggapi laporan Ketua YAPTINU tersebut.


Kiai Muzamil juga berharap agar ke depan INISNU mampu mengembangkan amal yang ilmiah dan ilmu yang amaliyah. "Mampu berharakah untuk menggapai berkah," lanjutnya. 


Sementara itu Ketua Tanfidziah KH. Muhammad Furqon mengharap agar kerawuhan para pengurus PWNU Jateng tersebut dapat memotivasi segenap sivitas akademika untuk lebih komitmen dan berintegritas dalam berjuang membesarkan lembaga pendidikan tinggi di Temanggung. (Ibda).


Semarang, Harianguru.com - Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang menggelar kegiatan Workshop Peer Counselor Walisongo Health and Professional Development Centre (WHPDC) yang dibuka pada Sabtu (27/2/2021). Kegiatan ini menurut Dekan FPK UIN Walisongo Prof Dr Syamsul Ma'arif akan terlaksana sampai besuk Ahad (28/2/2021).

Dalam sambutannya, Prof Syamsul menegaskan bahwa perkembangan zaman memunculkan banyak pemikir. Salah satunya Harvey Cox yang menulis buku The Secular City. Dijelaskannya, bahwa sekularisasi mencabik-cabik kehidupan manusia. "Kehidupan manusia yang harusnya integratif holistik, namun tercabik-cabik tidak jelas karena hanya beroritentasi pada materialisme," lanjutnya. 

Hal itu menurut Ketua FKPT Jateng ini, adalah awal dari penyebab kegoncangan psikologis pada manusia. Guru besar kelahiran Grobogan ini menegaskan bahwa saat ini banyak orang saat ini tidak bisa berdamai dengan dirinya sendiri. Berdamai dengan alam apalagi bercengkrama dengan Tuhannya.

"Amburadul lah pokoknya. Dari realitas ini banyak berkembang teori-teori psikologi. Kalau dalam perspektif psikolog muslim ya kembali pada transendensi. Fenomena ini juga membuat psikologi muslim dalam melancarkan kritik-kritik terhadap modernisasi atau teologi modern. Tapi kita juga harus mendialogkan secara kritis. Dari sekuler menuju pluralisme society yang merindukan spritualitas misalnya. Kalau bahasa FPK ya Unity Of Science," bebernya.

Tugas psikolog hari ini khususnya FPK UIN Walisongo harus dapat membangun masyarakat yang gersang spiritualnya menjadi masyarakat yang penuh akan spiritualitas. "Kita harus menawarkan kesalehan-kesalehan populer di tengah gegap gempitanya pluralism society ini," beber penulis buku Membangun Ilmu Pendidikan Nusantara tersebut.

Dari latar belakang itulah FPK UIN Walisongo menggelar kegiatan tersebut. "Pematerinya para psikolog profesional FPK UIN Walisongo. Acara dimulai hari ini sampai Minggu melalui daring," katanya.

Acara dimulai pembukaan, dilanjutkan materi 1 Peer Counselor, 2 Konseling Online, 3 Kode Etik Konseling, Sharing Session oleh Peer Counselor. (Hg33).


Temanggung, Harianguru.com - Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan Program Studi (Prodi), Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAINU Temanggung melalui Dosen dan HPM PGMI STAINU Temanggung melakukan sosialisasi, dan edukasi dengan membuka stand bisnis dalam rangkaian agenda NU Fair 2021 di MTS Ma’arif Kecepit, Selopampang Temanggung pada Sabtu-Minggu (27-28/02/2021).


Stand bisnis Prodi PGMI STAINU Temanggung menjajakan beberapa produk hasil perkuliahan Teacherpreneurship Lanjutan berupa makanan, minuman, asesories dan juga perlengkapan. Terdapat beberapa produk unggulan yang dipamerkan diantaranya; Aiska Coffee, Khoir Makaron, Browkies, konektor rajut, masker yang laris-manis diborong oleh pengunjung dari pelbagai kalangan.

Kaprodi PGMI STAINU Temanggung, Andrian Gandi W, M.Pd mengungkapkan tujuan partisipasi dalam kegiatan ini, merupakan bagian dari program pengembangan Prodi PGMI STAINU Temanggung dalam bidang kerjasama, sosialisasi dan hubungan yang baik dengan masyarakat luas khususnya di wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya. “Prodi PGMI STAINU Temanggung akan terus menggenjot peningkatan mutu, relevansi, daya saing, tata kelola, akuntabilitas, citra publik, serta menjaga pemerataan dan perluasan akses atas layanan pendidikan tinggi bagi masyarakat sebagai akselerasi pelaksanaan tridharma perguruan tinggi," katanya

Ketua HMP PGMI STAINU Temanggung M. Khoiril Azmi sangat antusias dengan kegiatan tersebut. “Kita sangat senang dapat berpartisipasi dalam NU Fair 2021, selain melakukan praktik teacherpreneutship, kita juga turut sosialisasi tentang Prodi PGMI dan edukasi dalam memberikan pemahaman dan pengertian kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kedisiplinan untuk mematuhi protokol kesehatan. Biar makin syahdu, pengunjung bisa “minum kopi sepuasnya, dan bayar seikhlasnya” sambil menikmati aneka hiburan di acara ini.“

Sementara itu, Bripka Triyoga Ragil Saputra dari Polsek Tembarak turut mengapresiasi program Prodi PGMI STAINU Temanggung dengan melakukan praktik teacherpreneurship, sosialisasi dan edukasi akan pentingnya disiplin protocol kesehatan. “Kami mengapresiasi Prodi PGMI STAINU Temanggung yang turut mendorong bangkitnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terpuruk karena Pandemi COVID-19. Dengan mengimplementasikan praktik wirausaha seperti ini, bisa menjadi pemantik bagi kita semua agar tetap berusaha dan berkarya sehingga mampu memberikan manfaat dan meningkatkan perekonomian di wilayah Temanggung. Hal ini semakin dikuatkan dengan pemberian edukasi yang dilakukan oleh Dosen, Mahasiswa dan Polisi dan Panitia tentang pentingnya menjaga kedisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan. (Hg88).


Probolinggo, Harianguru.com - Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan STAINU Temanggung Hamidulloh Ibda didapuk menjadi narasumber kegiatan pendidikan dan pelatihan penulisan artikel ilmiah di kampus 2 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Probolinggo, Jawa Timur pada Sabtu (20/2/2021).

Hadir Kepala MAN 1 Probolonggo Syaiful Abdi, Kepala Tata Usaha Fanani Heri Edy, dan puluhan guru.

Dalam kesempatan itu, Ibda menjadi narasumber tunggal selama satu hari. Penulis buku Dosen Penggerak Literasi ini menyampaikan beberapa materi. Pertama pengenalan artikel ilmiah. Kedua, teknik registrasi dan submit artikel di Open Journal System (OJS). Ketiga, teknik dan praktik manajemen referensi. Keempat, teknik dan praktik aplikasi pendeteksi plagiasi.

Kelima, teknik mengubah skripsi/tesis/disertasi/PTK/PTS menjadi artikel ilmiah publikasi jurnal/prosiding. Keenam, strategi penulisan artikel ilmiah dimuat jurnal ilmiah. Ketujuh, manajemen redaksi pengelolaan jurnal online.

Kegiatan itu, menurut Kepala MAN 1 Probolinggo Syaiful Abdi adalah kewajiban guru utamanya yang ASN. "Pengembangan profesi guru salah satunya adalah publikasi karya ilmiah. Saya harap nanti setelah materi ini, jurnal milik MAN 1 Probolinggo dapat dijadikan jurnal elektronik," harapnya.

Kegiatan itu diikuti puluhan guru MAN 1 Probolinggo yang dilaksanakan selama empat hari. Dua hari dilakukan luring dan dua harinya dilaksanakan daring dengan sistem penugasan. (HG91).

Harianguru.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget