Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

PGSD UST Lakukan PkM Seni Kolase di Bantul


Yogyakarta, Harianguru.com - Kegiatan pengabdian masyarakat berjudu “Kegiatan Seni Kolase untuk melatih motorik halus anak di Jomblangan Banguntapan Bantul”  dilaksanakan di rumah warga RT 12 RW 30 Jomblangan Banguntapan Bantul pada 15 Maret sampai dengan 20 April 2021. Tahap pra-pelsksanaan dilakukan untuk mengetahui kondisi dan potensi serta permasalahan yang dimiliki anak-anak di RT 12 RW 20 Jomblangan Banguntapan Bantul. 


Tahap ini dilaksanakan melalui percapakan di whatsapp dengan ibu-ibu di RT RT 12 RW 20 Jomblangan Banguntapan Bantul. Melalui wawancara diketahui bahwa: a) Kegiatan pembelajajaran anak-anak di masa pandemi masih belajar dari rumah, sehingga siswa kadang bosan dan kurang bersemangat; b) Kegiatan anak-anak di rumah kurang mengakomodasi keterampilan motorik halus, hanya bermain gadget; c) Perlu adanya kegiatan yang mengaktifkan gerak mereka agar mereka lebih semangat di masa pandemi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan; d). Perlu kegiatan berkesenian untuk pengenalan lingkungan dan perlu kegiatan untuk mengembangkan kemampuan interaksi sosial anak. 


Observasi karakteristik anak dapat dilaksanakan tanggal 20 Maret 2021. Setelah diketahui kondisi umum anak-anak di RT 12 RW 20 Jomblangan Banguntapan Bantul, tim pengabdi menyusun kegiatan seni kolase dari biji-bijian untuk melatih kemampuan motorik halus anak. Tahap analisis dilaksanakan pada tanggal 20-21 Maret 2021. Pada tahap ini tim pengabdi melakukan observasi karakteristik anak di RT 12 RW 20 Jomblangan, Banguntapan Bantul. 

Setelah itu dilaksanakan koordinasi dengan tim pengabdi, karena seni kolase itu banyak ragam dan medianya, untuk lebih memudahkan media yang digunakan adalah dari biji-bijian, berupa jagung, kedelai, beras, dll yang mudah didapatkan. Kemudian tim juga menyusun gambar sketsa yang akan digunakan sesuai dengan karakteristik umur anak-anak yang ada di RT 12 RW 20 Jomblangan Banguntapan Bantul.


Pada tahap demonstrasi, tim pengabdi mengenalkan dulu apa itu seni kolase dengan media biji-bijian, kemudian menunjukkan beberapa contoh hasil karya seni kolase dari biji-bijian. Setelah itu tim menjelaskan alat dan bahan yang digunakan dalam membuat seni kolase yaitu lem, kertas gambar yang sudah ada polanya, biji- bijian, tusuk gigi, dan cotton bud. Langkah pertama adalah mulai menggambar pola kolase misalkan pola bunga, ikan, burung hantu, kelinci, dll. Langkah kedua oleskan lem secara bertahap pada pola gambar yang telah dibuat, untuk mengoleskan lem dapat menggunakan cutton bud agar tangan tidak mudah lengket. 


Langkah ketiga yaitu menempelkan biji-bijian bertahap setelah diolesi lem, untuk menempelkan biji- bijian dan mengatur agar lebih rapat dapat menggunakan tusuk gigi. Langkah keempat, setelah semua pola tertutupi dengan biji-bijian maka keringkan ditempat yang panas/cahaya matahari agar lem cepat kering. Berikut ini alat dan bahan yang digunakan pada karya seni kolase. Pada tahap evaluasi ini dilakukan diskusi terhadap kegiatan yang telah dilakukan serta direncanakan tindak lanjut selanjutnya. Kegiatan pengabdian masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik tanpa kendala yang berarti. Anak dapat belajar berkesenian melalui seni kolase sekaligus dapat melatih kemampuan motorik halus anak-anak di RT 12 RW 20 Jomblangan Banguntapan Bantul. (Red-HG44/Trisniawati, Mahmudah Titi Muanifah, Nelly Rhosyida, Ceriza Etsa Noventamala).

Label:

Posting Komentar

Harianguru.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget