Halloween Costume ideas 2015

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Desember 2021


Blora, Harianguru.com
- Lembaga Pendidikan Ma'arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar kegiatan Pelatihan untuk Pelatihan (Traning of Trainer) Numerasi untuk guru-guru kelas dasar (1-4) MI di MI Assalam 1 Wadu, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora pada 22 sampai 26 Desember 2021.


Kegiatan itu merupakan sinergi antara Kerjasama LPM PWNU, KKMI Ma'arif Blora, NU Circle-Gernas Tastaka (Tuntas Buta Matematika) yang diikuti 43 guru.


Program Gernas Tastaka NU Circle-Paragon Copr bertajuk "Membangun Generasi Emas Indonesia 2045" ini menjadi salah satu terobosan yang dilakukuan LP. Ma’arif NU PWNU Jateng dalam meningkatkan numerasi peserta didik sekaligus pendidiknya.


Dijelaskan Sekretaris LP. Ma'arif NU PWNU Jateng Mahmudi Abduh, bahwa kegiatan itu dilatarbelakangi karena selama ini matematika masih menjadi pelajaran yang menakutkan, menjadi momok yang berat bagi siswa jenjang MI/SD.


"Keprihatinan terhadap peringkat kemampuan matematika bangsa Indonesia menjadi motivasi kami melaksanakan kegiatan ini,” kata Mahmudi, Rabu (22/12/2021).


Ia berharap bahwa kegiatan ini menjadi gerakan untuk memberantas buta matematika dan menghilangkan phobia atau ketakutan terhadap pelajaran matematika.


Trainer Gernas Tastaka Siti Andriani dalam kesempatan itu juga menegaskan bahwa phobia siswa terhadap pelajaran matematika riil adanya. “Hal ini terjadi karena malpraktik pembelajaran matematika,” tegas dia.


Maka melalui ToT itu, pihaknya berharap agar ketakutan itu hilang. Ia bersama Gernas Tastaka yang bersinergi dengan LP. Ma’arif NU PWNU Jateng ingin menuntaskan problem itu.


Ia juga mengatakan bahwa Gernas Tastaka memiliki jargon Bernalar-Kontekstual - Sederhana – Mendasar yang diharapkan mampu memberantas buta matematika di Indonesia. (Red-HG55/HI).


Jakarta, Harianguru.com
- “NU ini luar biasa. Kita harus yakin dan bangga menjadi warga NU ini. Ada lima kekayaan luar biasa yang dimiliki NU yang harus kita jaga dan kita kembangsakan”. Demikian, disampaiakan Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA, ketika memberikan kata sambutan dalam peresmian gedung baru blok B, gedung SMK LP Ma’arif NU PBNU di Grogol Jakarta Barat, Sabtu, 18 Desember 2021. 

Kembali Kiai Sa’id memaparkan, bahwa NU punya lima  kistimewan : Pertama, Tsarawat ijtima’iyyah yaitu kapital sosial , kuantitas jama’ah. Ada sekitar 182 juta warga NU. Kalau diatur dengan baik, jamaah menjadi jamiyyah maka akan dahsyat pengaruhnya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Di NU ini, apa saja kembali kepada kiai. Harus dijaga dari kiai ini, jangan sampai ummat dijauhkan dari kiai dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kontek beragama, berbagsa dan bernegara. 

Kedua; Tsarawat Hadlarah, Budaya , yaitu budaya kitab kuning. Semua masalah dikembalikan kepada kitab kuning. Hanya NU melakukan seperti ini. Selain NU tidak bisa. Budaya kitab kuning ini luar biasa dan mendrive prilaku warga NU. 

Ketiga; Tsawarat Syi’ariyah, kekayaan simnbulis. Simbul NU banyak; peci, kopyah, beduk, cium tangan, akhiran salam wallahul muwaffiq, horamat kiai, habib dst. Termasuk shalawat badar. Itu semua syiar penciri NU yang tidak sekedar ciri. Tapi punya makna yang mendalam bagi warga NU.  Kiai Sa’id menambahkan, Keempat; Tsarawat Siyasiyah, kekayaan politik. Sekalipun NU tidak berpolitik, kembali ke khitthah 1926, NU tetap berpolitik kebangsaan bukan kekuasaan. NU tidak bisa lepas dari politik. Faktanya, Siapapun yang  ingin jadi bupati, gubernur , presiden , sampai anggota DPR pun, jika ingin jadi  akan datang ke NU. NU punya bobot politik. Politik tidak pernah akan lepas dari NU. Namun NU dalam berpolitik kebangsaan punya tata nilai tersendiri.  

Kelima; Tsarawat Maliyah; kekayaan finansial. Nah, di sini tantangan NU terberat ke depan jika ingin NU terpandang terdepan di semua hal dalam berbangasa. Orang-orang top terkaya di Indonesia sedikit sekali dari orang Islam , apalagi dari NU. Bahkan tidak ada sama sekali, baik secara organisasi maupun pribadi-pribadi di aspek kekayaan finansial ini kita lemah. Dari aspek ini, kita msih jauh, penuh tantangan. Mereka yang tidak senngg dengan NU, berupaya jangan sampai kaya raya. Baik wargam=nya maupun organisasinya. Mereka takut tidak kebagian.  Tapi di aspek lain yaitu modal sosial, plitik dan syiar, serta politih kita masih belum tertandingi.

Demikian penjelasan mendalam dari kiai Sa’id yang disampaiakan dihadapan para peserta yang  menyaksikan peresmian ini yaitu para pengurus pusat LP Ma’arif PBNU,  pengurus LP. Ma’arif PW NU DKI Jakarta, Pengurus Cabang NU Jakarta Barat, Pengurus Lembaga dan Banom di lingkungan PC NU Jakarta Barat. 

Sebagaimana disampaikan Ketu LP Ma’arif NU PBNU, KH. Z. Arifin Junaidi, bahwa berdirinya gedung ini adalah atas bantuan dari Badan Ammil Zakat Republik Indonesia, dan Program Kemdikbut Ristek Dikti tahun 2021, dan sumbangan dari UNISMA Malang Jawa Timur. Siswa-siswi SMP-SMK Ma’arif NU Grogol ini sejumlah 800 anak lebih. Mereka rata-rata kalangan menegah ke bawah. LP Ma’arif PBNU ingin menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, mampu bersaing di kehidupan dunia gelobal. LP Ma’arif NU ingin menjadi pemungkin dari hal yang tidak mungkin. Yaitu menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu kepada para mustadl’afin di Jakarta. Tambahnya. 

Hadir dalam persemian tersebut, Gubernur DKI Jakarta yang diwakili oleh kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta,  Ketua LP Ma’arif PBNU KH. Z. Arifin Junaidi, Ketua Baznas Republik Indonesia Prof. Dr. Noor Ahmad, MA, Rektor UNISMA Prof. Dr. Masykuri Bakri serta para pejabat kependidikan Provinsi DKI Jakrta. 

Sa’idah Sakwan, ketua panitia pembangaunan gedung menyampaikan, bahwa direncanakan gedung ini akan dibangun empat Blok. Bangunan SMK Ma’arif NU berdiri 4 lantai dan terdiri dari 24 ruangan di Blok B. Sementara itu gedung SMP masih proses penyelesaian di Blok C dan D. Dan hingga kini telah selesai dua blok. Sebelumnya telah diresmikan Blok A bangunan untuk pelatihan SDM LP Ma’arif NU, Ma’arif NU Center (MNU Center) pada bulan maret 2020. Hari ini diresmikan blok B untuk gedung SMK Ma’arif NU, yang peletakan batu pertama pembanginan ini dilakukan Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA. 6 bulan lalu. 

Lembaga ini satu-satunya lembaga milik NU dengan Badan Hukum Perkumpulan NU (BHP NU) di DKI Jakarta. Lainnya adalah lembaga-lembaga pendidikan NU milik yayasan NU atau milik orang-orang NU, yang jumlahnya cukup besar. Sehingga sangat patut jika Gubernur DKI mensuport. (Hg44/ImamBK)

Temanggung, Harianguru.com - Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. H. Muh. Baehaqi, MM., resmi dilantik oleh Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Asrori pada Sabtu (18/12/2021).



Rektor INISNU Temanggung dilantik berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan Nomor: 828/A.II.04.d/12/2021 tertanggal 12 Jumadil Ula 1443 H/16 Desember 2021 M.


Kegiatan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Rektor INISNU Temanggung periode 2021-2025 itu dihadiri jajaran PCNU Temanggung, lembaga dan Badan Otonom NU, Bupati, Pejabat Daerah Temanggung, dan sivitas akademika INISNU Temanggung.


Dalam sambutannya, Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) INISNU Temanggung H. Nur Makhsun mengatakan ada tiga program prioritas yang dilaksanakan. "Pertama akselerasi atau percepatan sarana dan prasarana kampus. Kedua percepatan membangun struktur organisasi INISNU Temanggung. Ketiga percepatan berkompetisi dengan perguruan tinggi," tegas dia.


Dari kota kecil Temanggung, lanjutnya, kita berkomitmen untuk bersaing di kancah nasional maupun internasional. "Ke depan jangan sampai ada dosen dan karyawan yang menentang AD dan ART NU. Tahun 2025 kita mencoba untuk beralih bentuk menjadi UNISNU," harapnya.


Dalam kesempatan itu, Bupati Temanggung yang diwakilkan staf ahli Bupati, Ketua Tanfidziyah PCNU Temanggung KH. Muhammad Furqon dan Rais Syuriah PBNU KH. Said Asrori juga menyampaikan sambutannya yang berharap agar INISNU ke depan di bawah nahkoda Dr. Muh. Baehaqi bisa lebih maju dan membawa nama baik NU. (HG39).


Jakarta, Harianguru.com
- “Gedungnya sudah bagus, bangunan fisik sudah lumayan, tinggal kualitas yang harus kita tingkatkan. SMP-SMK Grogol harus bisa menjadi kebanggaan masyarakat”.

Demikian, disampaiakan Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA, ketika memberikan kata sambutan dalam peresmian gedung baru blok B, gedung SMK LP Ma’arif NU PBNU di Grogol Jakarta Barat, Sabtu, 18 Desember 2021.

Kiai Sa’id melanjutkan, untuk menuju kesana, menjadikanpendidikan kita bermutu setidaknya ada tiga metode dalam pendidikan kita: Pertama, Manhajut Ta’lim, metode pembelajaran. Segala ilmu pengetahuan tidak boleh ketinggalan. Terutama IT . Sekalipun sebagaian besar siswa-siswi kita dari para mustadlafin, namun dari sisi kwalitas dan kemampuan harus tidak boleh kalah dengan yang laian.

Kedua; Manhajut Tadris : imlementasi ilmunya. Percuma hanya ilmu saja jika tidak dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana Nabi dan para shahabat. Beliau-beliau tidak hanya ta’lim tapi juga tadris. Apapun yang dilakukan kanjeng Nabi , di sabdakan dan di setujuai oleh Rasulullah dipantau dan menjadi sunnah nabi, untuk mendidik ummat ini. Seperti di pesantren-lah contohnya, setiap yang senior harus bisa menjadi uswah bagi yang yunior.

Ketiga; Manhajut Ta’dib. Disiplin. Lihatlah Kanjeng Nabi Adam. Beliau intelek, cendikia karena kata al Qur’an:  “ wa allama adama al asma’”. Ternyata nabi adam tidak disiplin melanggar aturan. Yaitu memakan buah khldi. Lantas Nabi Adam mendapatkan kalimatur robi. Kemudian diterima taubatnya. Jalmu saja tidak lah cukup, kalau tidak untuk membangun kedisiplinan. Maka jaga kualitas SMK grogol ini juga akhlaknya.

Kelima; Manhajul Ahlaq, karakter. Akhlak-karakter inilah yang harus menjadi perhatian utama pendidikan kita. Terutama untuk bangsa ini. Pengalaman membuktikan, bangsa itu menjadi bermartabat bukan karena agamanya, tapi akhlaknya. Para ulama juga menyampaikan seperti itu.  Contoh konkritnya adalah negara-negara timur tengah. Mereka agamanya kuat, aqidahnya, syariatnya dan lainny sama dengan kita umat Islam di Indonesia, namun tidak bermartabat, terpecah belah karena akhlaknya, prilakunya. Sedangkan di bagian negara lain, Jepang misalnya. Martabatnya diakui, menjadi bermartabat karena punya karakter akhlak yang kuat.

Syukur-syukur kita ini , kita harapkan bagsa Indoenesia ini , agamanya kuat religius, tapi juga akhlaknya kuat , maka akan menjaadi bermartabat lahir batin.

Dalam pendidikan kita ini, silakan kanan-kiri lingkungan rusak, namun lingkungan pendidikan kita harus tetap baik, tertata penuh akhlak mulia, karena inilah yang akan menyelamatkan anak bangsa ini. Contohnya adalah Nabi Musa AS. Begitu lahir dan besar , beliau berada di lingkungan kemusyrikan kaum Fir’aun, namun katena beliau ada dipangkuan didikan perempuan sholihah, muthiah, dan Abidah, yaitu Sirti Asiah. Maka Nabi Musa sama sekali tidak terpengaruh oleh kemusyrikan lingkunagan. Jadi lingkungan pendidikan kita harus kuat akhlak nya. Demikian, Kiai Sa’id menambahkan.

Sebagaimana disampaikan Ketu LP Ma’arif NU PBNU, KH. Z. Arifin Junaidi, bahwa berdirinya gedung ini adalah atas bantuan dari Badan Ammil Zakat Republik Indonesia, dan Program Kemdikbut Ristek Dikti tahun 2021, dan sumbangan dari UNISMA Malang Jawa Timur. Siswa-siswi SMP-SMK Ma’arif NU Grogol ini sejumlah 800 anak lebih. Mereka rata-rata kalangan menegah ke bawah. LP Ma’arif PBNU ingin menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, mampu bersaing di kehidupan dunia gelobal. LP Ma’arif NU ingin menjadi pemungkin dari hal yang tidak mungkin. Yaitu menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu kepada para mustadl’afin di Jakarta. Tambahnya.

Hadir dalam persemian tersebut, Gubernur DKI Jakarta yang diwakili oleh kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta,  Ketua LP Ma’arif PBNU KH. Z. Arifin Junaidi, Ketua Baznas Republik Indonesia Prof. Dr. Noor Achmad, MA, Rektor UNISMA Prof. Dr. Masykuri Bakri serta para pejabat kependidikan Provinsi DKI Jakrta.

Turut menyaksikan peresmian ini adalah  para pengurus pusat LP Ma’arif PBNU,  pengurus LP. Ma’arif PW NU DKI Jakarta, Pengurus Cabang NU Jakarta Barat, Pengurus Lembaga dan Banom-banom di lingkungan PC NU Jakarta Barat.

Menurut laporan ketua panitia pembangaunan, Sa’idah Sakwan, bahwa direncanakan gedung ini akan dibangun empat Blok. Bangunan SMK Ma’arif NU berdiri 4 lantai dan terdiri dari 24 ruangan di Blok B. Sementara itu gedung SMP masih proses penyelesaian di Blok C dan D. Dan hingga kini telah selesai dua blok. Sebelumnya telah diresmikan Blok A bangunan untuk pelatihan SDM LP Ma’arif NU, Ma’arif NU Center (MNU Center) pada bulan maret 2020. Hari ini diresmikan blok B untuk gedung SMK Ma’arif NU, yang peletakan batu pertama pembanginan ini dilakukan Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA. 6 bulan lalu.

Lembaga ini satu-satunya lembaga milik NU dengan Badan Hukum Perkumpulan NU (BHP NU) di DKI Jakarta. Lainnya adalah lembaga-lembaga pendidikan NU milik yayasan NU atau milik orang-orang NU, yang jumlahnya cukup besar. Sehingga sangat patut jika Gubernur DKI mensuport. (ImamBK)

 

 

Jakarta, Harianguru.com - “Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia sangat bahagia, karena distribusi Baznas aman syar’i, aman regulasi dan aman NKRI jika bekerja sama dengan LP Ma’arif NU. Karena itu, kalau kami Baznas membantu LP Ma’arif itu merasa tentram dan aman”. Demikian disampaian Ketua Baznas RI Prof. Dr. Noor Achma
d, MA,  ketika memberikan kata sambutan dalam peresmian gedung baru blok B, gedung SMK LP Ma’arif NU PBNU di Grogol Jakarta Barat, Sabtu, 18 Desember 2021.

“ Dalam kesempatan ini, Kita bersyukur hari ini bisa bertemu satu majlis dengan orang ranking 16 orang paling berpengaruh di dunia ini. Ini tidak mudah bisa bertemu. Jadi saya sangat bersyukur’. Imbuhnya.

Beliau melanjutkan, Kami berharap masyarakat semakin percaya kepada layanan mutu pendidikan di LP Ma’arif. Kami titip kepada masyarakat sekitar baik pemerintah desa, kecamatan maupun kota  Jakarta Barat di wilayah ini, ikut menjaga dan membantu LP Ma’arif NU. InsyaAllah berkah.

Dalam kesempatan ini, Nor Ahmad pun terpancing oleh profokasi Rektor UNISMA, Prof. Masykuri. “ InsyaAllah UNWAHAS akan ikut cawe-cawe turut membantu perkembangan LP Ma’arif NU di sini”. Katanya.

Sebelumnya, Prof Masykuri, Rektor UNISMA berjanji akan terus membantu pengembangan sekolah-sekolah LP Ma’arif NU, melalui pengembangan SDM dengan memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki UNISMA Malang.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua LP Ma’arif NU PBNU, KH. Z. Arifin Junaidi menyampaiakan, bahwa berdirinya gedung ini adalah atas bantuan dari Badan Ammil Zakat Republik Indonesia, dan Program Kemdikbut Ristek Dikti tahun 2021, dan sumbangan dari UNISMA Malang Jawa Timur. Siswa-siswi SMP-SMK Ma’arif NU Grogol ini sejumlah 800 anak lebih. Mereka rata-rata kalangan menegah ke bawah. LP Ma’arif PBNU ingin menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, mampu bersaing di kehidupan dunia gelobal. LP Ma’arif NU ingin menjadi pemungkin dari hal yang tidak mungkin. Yaitu menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu kepada para mustadl’afin di Jakarta. Tambahnya.

Hadir dalam persemian tersebut, Gubernur DKI Jakarta yang diwakili oleh kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta,  Ketua LP Ma’arif PBNU KH. Z. Arifin Junaidi, Ketua Baznas Republik Indonesia Prof. Dr. Noor Achmad, MA, Rektor UNISMA Prof. Dr. Masykuri Bakri serta para pejabat kependidikan Provinsi DKI Jakrta.

Sa’idah Sakwan, ketua panitia pembangaunan gedung menyampaikan, bahwa direncanakan gedung ini akan dibangun empat Blok. Bangunan SMK Ma’arif NU berdiri 4 lantai dan terdiri dari 24 ruangan di Blok B. Sementara itu gedung SMP masih proses penyelesaian di Blok C dan D. Dan hingga kini telah selesai dua blok. Sebelumnya telah diresmikan Blok A bangunan untuk pelatihan SDM LP Ma’arif NU, Ma’arif NU Center (MNU Center) pada bulan maret 2020. Hari ini diresmikan blok B untuk gedung SMK Ma’arif NU, yang peletakan batu pertama pembanginan ini dilakukan Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA., 6 bulan lalu.

Lembaga ini satu-satunya lembaga milik NU dengan Badan Hukum Perkumpulan NU (BHP NU) di DKI Jakarta. Lainnya adalah lembaga-lembaga pendidikan NU milik yayasan NU atau milik orang-orang NU, yang jumlahnya cukup besar. Sehingga sangat patut jika Gubernur DKI mensuport. (HG10-ImamBK)

Harianguru.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget